Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Kota Agung Kabupaten Lahat Dodi Iskandar; Ali Harokan; Chairil Zaman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.158

Abstract

Hipertensi di usia produktif (15–64 tahun) masih menjadi ancaman serius di Indonesia dengan prevalensi mencapai 34,11% secara nasional, menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia. Kepatuhan minum obat antihipertensi merupakan faktor penentu keberhasilan pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Puskesmas Kota Agung Kabupaten Lahat Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 7.575 pasien dengan sampel 100 responden (purposive sampling, rumus Slovin). Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pengetahuan, motivasi, dukungan keluarga, efek samping, dan peran petugas kesehatan. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan hanya 32% responden patuh minum obat. Variabel yang bermakna adalah pengetahuan (p=0,00; OR=11,53) dan dukungan keluarga (p=0,04; OR=2,71). Analisis multivariat menetapkan pengetahuan sebagai variabel paling dominan (p=0,00; OR=0,08 [protektif]; Nagelkerke R²=0,26). Puskesmas perlu meningkat.
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bandar Kota Pagar Alam Nyayu Halimahtusadia; Ali Harokan; Nurul Fitriah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.161

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2024, Indonesia mencatat lebih dari 257.000 kasus DBD dengan 1.461 kematian. Persepsi masyarakat terhadap pencegahan DBD dipengaruhi oleh berbagai faktor perilaku dan lingkungan. Tujuan: Menganalisis gambaran persepsi masyarakat terhadap pencegahan penyakit DBD dan faktor-faktor yang berhubungan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bandar Kota Pagar Alam Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan survei analitik. Sampel berjumlah 87 kepala keluarga dipilih melalui purposive sampling menggunakan rumus Slovin dari populasi 660 KK. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat metode backward stepwise. Hasil: Sebanyak 57,5% responden memiliki persepsi baik dan 42,5% persepsi kurang baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,01), sikap (p=0,00), dan kebersihan lingkungan (p=0,01) dengan persepsi masyarakat dalam pencegahan DBD. Variabel yang paling dominan adalah sikap (p=0,00; OR=3,83; 95%CI: 1,56–9,41). Kesimpulan: Sikap merupakan faktor paling dominan terhadap persepsi masyarakat dalam pencegahan DBD. Puskesmas perlu memperkuat program edukasi dan penyuluhan yang berfokus pada pembentukan sikap positif masyarakat terhadap upaya pencegahan DBD.
Analisis Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Hipertensi di UPTD Puskesmas Cambai Kota Prabumulih Tahun 2026 Desi Apriani; Ali Harokan; Gema Asiani; Arie Wahyudi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.518

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan beban kesehatan yang terus meningkat, namun kepatuhan pengobatan masih menjadi tantangan utama dalam pengendaliannya, sebagaimana tercermin dari rendahnya proporsi peserta terkontrol hipertensi di UPTD Puskesmas Cambai Kota Prabumulih (33,87% pada 2024 menjadi 34,97% pada 2025). Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi serta faktor-faktor yang berhubungan, meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, motivasi, jarak ke fasilitas kesehatan, promosi kesehatan, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan peran kader. Penelitian dilakukan tanggal 20 Maret-5 April 2026. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 80 responden dipilih dari populasi 373 penderita hipertensi terkontrol menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, termasuk Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan hanya 32,5% responden patuh terhadap pengobatan, sedangkan 67,5% tidak patuh. Analisis bivariat menemukan hubungan signifikan antara pendidikan, motivasi, promosi kesehatan, dukungan keluarga, dan dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan pengobatan, sedangkan umur, jenis kelamin, pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan, dan peran kader tidak menunjukkan hubungan signifikan. Analisis multivariat menunjukkan promosi kesehatan sebagai satu-satunya faktor yang bertahan hingga model akhir dan paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pengobatan (OR=7,667). Penelitian ini merekomendasikan penguatan kegiatan promosi kesehatan secara berkelanjutan, disertai pelibatan keluarga dan petugas kesehatan, sebagai prioritas strategi peningkatan kepatuhan pengobatan hipertensi.