Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN SPIRITUALITAS DALAM MEMPERTAHANKAN KETAHANAN PERNIKAHAN DI KALANGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA Sri Hartono; Yusup Arip; Nurul Iman; Rudianto Rudianto
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL LENTERA BISNIS, Mei 2026
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v15i2.2402

Abstract

This study is motivated by the increasing rate of divorce among families of Indonesian Migrant Workers (PMI), which is influenced by geographical separation, economic pressures, and weak family resilience. The purpose of this study is to explore the role of spirituality in fostering and sustaining marital resilience among PMI families. This study employs a qualitative approach with a phenomenological design. Data collection was conducted through field observations and direct interactions with participants at Sanggar Bimbingan (SB) At-Tanzil Lembah Jaya, Malaysia. The preliminary results indicate that spiritual values (worship practices, etiquette, and moral principles) constitute an essential component of character development. Regular religious practices contribute to emotional stability, showing that faith-based educational environments have significant potential to strengthen family resilience.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH TERNAK DI DUKUH CENTHONG, DESA NGADIROJO Vellia Ekaprasti; Dyah Rismawati; Lutfi Nurrokhimah; Rida Ramadhani; Ratu Tata Mulia; Yusup Arip
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jteb.v5i2.12420

Abstract

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is a form of student engagement aimed at addressing local issues through solution-oriented activities. One of the key problems in Dukuh Centhong, Ngadirojo Village, is the underutilization of livestock waste, which in fact holds great potential as organic fertilizer. Excessive use of chemical fertilizers has negative impacts on soil fertility and ecosystems, making environmentally friendly alternatives necessary. This community service activity was carried out by Group 9 of the KKN students from Universitas Muhammadiyah Ponorogo on August 13, 2025, with the aim of providing education and assistance in producing organic fertilizer from livestock waste. The implementation methods included a counseling session on the benefits of organic fertilizer and hands-on practice in fermenting livestock manure using a natural fermentator made from fruit extracts and other supporting materials. The results showed a high level of enthusiasm among residents, who were able to independently apply the organic fertilizer production techniques. This program is expected to help reduce livestock waste, improve soil fertility, and create economic opportunities for the community through the use of organic fertilizer
Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Sebagai Determinan Strategis Kinerja Karyawan Dalam Menghadapi Disrupsi Digital Bima Septian Hafidzayanto; Yusup Arip; Riawan Riawan
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11795

Abstract

Disrupsi digital telah mengubah secara fundamental lanskap persaingan bisnis dan pola kerja organisasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Perubahan yang berlangsung sangat cepat ini menuntut organisasi untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, kelincahan strategis, serta kesiapan sumber daya manusia untuk mengadopsi teknologi baru. Fenomena penurunan kinerja karyawan di berbagai sektor akibat ketidaksiapan menghadapi transformasi digital menjadi masalah strategis yang mendesak untuk dipecahkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, serta peran budaya organisasi sebagai variabel yang memperkuat hubungan kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan di tengah tekanan disrupsi digital. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penjelasan kausal, dan teknik analisis data berupa Pemodelan Persamaan Struktural Berbasis Varians atau SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Sampel penelitian melibatkan 247 karyawan dari berbagai sektor industri di wilayah Bandung, Jawa Barat, yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel bertingkat bertujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,312; p < 0,001), di mana dimensi stimulasi intelektual menjadi indikator paling dominan. Selanjutnya, budaya organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,427; p < 0,001), dengan dimensi adaptasi terhadap perubahan digital sebagai penjelas terkuat. Hasil pengujian efek interaksi menunjukkan bahwa budaya organisasi secara signifikan memperkuat pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan (β = 0,185; p < 0,05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa dalam menghadapi disrupsi digital, kepemimpinan transformasional saja tidak cukup tanpa didukung oleh budaya organisasi yang terbuka terhadap perubahan, berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan, dan berani mengadopsi inovasi teknologi. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya model kinerja karyawan dengan mengintegrasikan kerangka kerja disrupsi digital sebagai konteks strategis yang memperkuat hubungan variabel penelitian. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan kepada manajemen puncak untuk merancang program pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada literasi digital sekaligus membangun budaya organisasi yang adaptif dan berorientasi masa depan.
Strengthening the Entrepreneurial Spirit of Malaysian Immigrant Early Childhood through Entrepreneurship Education to Create an Independent Generation in the Future Sri Hartono; Dwi Warni Wahyuningsih; Yusup Arip
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1205

Abstract

Entrepreneurship education from an early age plays a strategic role in shaping children's independent, creative, and innovative character, especially for immigrant children who face social and economic challenges. This study aims to describe the importance of implementing entrepreneurship education for Malaysian immigrant early childhood children as an effort to create an empowered and independent generation in the future. The methods used include participatory, collaborative, and project-based learning approaches that integrate entrepreneurial values into children's daily activities. The results show that implementing entrepreneurship education can foster self-confidence, responsibility, communication skills, and a strong work ethic in children. Additionally, this program also increases parental involvement in the educational process and strengthens solidarity within the immigrant community. Despite persistent challenges such as limited resources, cultural differences, and limited policy support, entrepreneurship education has proven to be an effective instrument for child and community empowerment. Overall, early childhood entrepreneurship education not only prepares young generations for entrepreneurship but also builds the character and independence needed to face future global challenges.
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Loyalitas Pelanggan, dan Keterlibatan Digital terhadap Keberlanjutan Bisnis: Studi Kasus Produk Kosmetik Pinkflash Pasca di Tarik BPOM di Ponorogo Natasya Yoan Salsabilla; Sri Hartono; Yusup Arip
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Corporate Social Responsibility, Loyalitas Pelanggan, dan Keterlibatan digital terhadap Keberlanjutan Bisnis di kalangan konsumen Pinkflash setelah produk ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini berfokus pada penarikan sejumlah produk Pinkflash oleh BPOM yang berisiko mengurangi kepercayaan konsumen dan mempengaruhi Keberlanjutan Bisnis perusahaan. Dalam kondisi ini, perusahaan harus mempertahankan Keberlanjutan Bisnis melalui penerapan Corporate Social Responsibility, memperkuat Loyalitas Pelanggan, dan meningkatkan penguatan Keterlibatan Digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 144 konsumen Pinkflash di Kabupaten Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner dan dilanjutkan dengan analisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Social Responsibility, Loyalitas Pelanggan, dan Keterlibatan Digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberlanjutan Bisnis. Corporate Social Responsibility memiliki pengaruh terbesar terhadap Keberlanjutan Bisnis dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,384, diikuti Loyalitas Pelanggan sebesar 0,275, dan Keterlibatan Digital sebesar 0,190. Nilai R-Square sebesar 0,513 menunjukkan bahwa 51.3% variasi Keberlanjutan Bisnis dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 48,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian, seperti kualitas produk, kepuasan pelanggan, kepercayaan pelanggan, citra merek, kualitas pelayanan, inovasi produk, strategi pemasaran, reputasi perusahaan, serta kondisi ekonomi dan persaingan pasar. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Corporate Social Responsibility yang baik, Loyalitas Pelanggan yang kuat, dan Keterlibatan Digital yang aktif merupakan faktor penting dalam mendukung Keberlanjutan Bisnis Pinkflash pasca penarikan produk oleh BPOM.
Pengaruh Green Marketing, Social Media Engagement, dan Perceived Authenticity terhadap Keputusan Berkunjung pada Wisata Kuliner Jati Sumunar Wonogiri Sekar Melani Suci; Heri Wijayanto; Yusup Arip
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Marketing, Social Media Engagement, dan Perceived Authenticity terhadap Keputusan Berkunjung pada Wisata Kuliner Jati Sumunar Wonogiri. Perkembangan wisata kuliner saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan destinasi dalam menciptakan pengalaman yang ramah lingkungan, interaktif melalui media digital, dan memiliki nilai autentik bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengunjung Wisata Kuliner Jati Sumunar Wonogiri. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik accidental sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung. Variabel Green Marketing memiliki pengaruh positif dengan nilai T-statistic sebesar 2,377 dan p-value sebesar 0,018. Social Media Engagement berpengaruh positif dengan nilai T-statistic sebesar 3,980 dan p-value sebesar 0,000. Selanjutnya, Perceived Authenticity memiliki pengaruh paling kuat terhadap Keputusan Berkunjung dengan nilai T-statistic sebesar 4,717 dan p-value sebesar 0,000. Nilai R-Square sebesar 0,776 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 77,6% variasi Keputusan Berkunjung. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis lingkungan, keterlibatan digital, dan penguatan nilai autentik destinasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik wisata kuliner.