Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Layanan Bimbingan Klasikal Melalui Media Pohon Percaya Diri Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X Sma Hidayatullah Aulia Nurjanah; Cucum Novianti; Denia Nur Thoyyibah; Evicha Nurul Izzah; Ismi Kurniasih; Kokom Komariyah; Nur Ajizah; Sri Ayu Lestari
Jurnal Harmoni Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Harmoni Pendidikan
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jhp.v2i2.382

Abstract

Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa yang berpengaruh terhadap keberhasilan akademik dan interaksi sosial. Namun, masih banyak siswa yang menunjukkan tingkat kepercayaan diri rendah, seperti kurang berani mengemukakan pendapat, merasa ragu terhadap kemampuan diri, serta cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan klasikal melalui penggunaan media “Pohon Percaya Diri” dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMA Hidayatullah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan refleksi siswa. Pelaksanaan layanan dilakukan dalam satu kali pertemuan yang terdiri dari tahap pembukaan, kegiatan inti, dan penutup. Pada kegiatan inti, siswa dilibatkan dalam aktivitas brainstorming, diskusi, serta refleksi diri untuk mengidentifikasi potensi, hambatan, dan tujuan pribadi yang kemudian divisualisasikan melalui media “Pohon Percaya Diri”. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan, keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta kemampuan mengenali potensi diri. Selain itu, siswa juga mampu menyusun langkah sederhana untuk pengembangan diri. Dengan demikian, penggunaan media “Pohon Percaya Diri” dalam layanan bimbingan klasikal dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Strategi Pengembangan Wisata Edukasi Berbasis Green House dalam Mendukung Ketahanan Pangan Desa Plumbon Muslimah Muslimah; Asyrof Rojabi; Evicha Nurul Izzah; Siti Komariah; Sri Ayu Lestari; Husnul Chotimah; Imroatuz Zahra; Ahmad Jamhari; Khoirunnisa Khoirunnisa; Yahya Yahya; Hendri Susanto; Salman Al Farisi; Nayla Izzatul Himmah; Inez Fatiatuz Zahwa; Dinda Fijriyah Asshofiyyah; Ismi Kurniasih
Abdimas Indonesian Journal Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.2094

Abstract

Developing local agricultural potential through educational tourism is an effort to optimize village resources while supporting community food security. Plumbon Village has Green House SuraFarm managed by a Village-Owned Enterprise (BUMDes), which has the potential to be developed as an agricultural-based educational tourism destination. This study aims to analyze the condition and potential of SuraFarm, formulate development strategies for Green House-based educational tourism, examine its role in supporting community food security, and identify supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative case study approach was applied, collecting data through field observations, semi-structured interviews with BUMDes managers, and documentation, analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. SuraFarm possesses initial capital including a 300 m² land area, commodity diversity (melons, papayas, kale, and fish), and institutional support from BUMDes. Development strategies include structuring cultivation into learning packages, integrating agriculture and aquaculture, strengthening BUMDes tourism management, providing scale-appropriate facilities, tailoring activities to target groups, and promoting via social media. Wisata edukasi contributes to food security by adding product value, broadening cultivation education, and generating additional revenue for production expansion. SuraFarm has strong potential to be developed gradually as a sustainable educational tourism destination that strengthens local food security.