Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Digital Banking: Systematic Literatur Review Nesya Azrina Fernanda Shalvianita; Ardhea Mareta Aini; Ida Ayu Nuh Kartini
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): JIMAKUN - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jimakun.v2i2.1704

Abstract

The rapid development of information technology has transformed the banking industry through the implementation of digital banking services, which aim to improve efficiency, accessibility, and service quality for customers. Although the use of digital banking continues to increase, its adoption is influenced by various factors that determine customers' willingness to use these services. This study aims to identify the factors influencing digital banking adoption by applying the Systematic Literature Review (SLR) method. The study was conducted by collecting, selecting, and analyzing relevant scientific articles based on predetermined inclusion and exclusion criteria. The findings indicate that perceived usefulness, perceived ease of use, trust, security, social influence, and digital literacy are the primary factors affecting digital banking adoption. In addition, the results reveal that the successful implementation of digital banking depends not only on technological innovation but also on the banking industry's ability to establish customer trust, ensure transaction security, and improve digital literacy. Therefore, banking institutions should continuously enhance service quality, strengthen security systems, and promote digital literacy programs to encourage broader adoption of digital banking services. This study is expected to provide valuable insights for banking practitioners and serve as a reference for future research on digital banking adoption.
Analisis Pengaruh Return on Assets (ROA) terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2025 Ardhea Mareta Aini; Rifki Setia Budi; M. Kemal Iqmal; Gustaf Naufan Febrianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12364

Abstract

Return on Assets (ROA) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang banyak digunakan dalam analisis fundamental untuk menilai kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari seluruh aset yang dimiliki. Dalam pasar modal, informasi mengenai profitabilitas perusahaan menjadi salah satu dasar pertimbangan investor dalam mengambil keputusan investasi karena dapat memengaruhi persepsi terhadap prospek perusahaan dan pergerakan harga saham. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA) terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah, prosiding, dan jurnal nasional maupun internasional yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Literatur diperoleh melalui Google Scholar dan basis data ilmiah lainnya dengan mempertimbangkan relevansi topik, kualitas publikasi, serta keterbaruan referensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyimpulkan ROA memiliki pengaruh positif terhadap harga saham karena peningkatan profitabilitas mencerminkan efektivitas pengelolaan aset, meningkatkan kepercayaan investor, dan memperkuat nilai perusahaan. Meskipun demikian, beberapa penelitian menemukan bahwa pengaruh ROA tidak selalu signifikan karena harga saham juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kondisi makroekonomi, sentimen pasar, tingkat suku bunga, inflasi, serta rasio keuangan lainnya. Oleh karena itu, ROA tetap merupakan indikator penting dalam analisis fundamental, tetapi penggunaannya perlu dikombinasikan dengan indikator keuangan dan faktor eksternal agar menghasilkan keputusan investasi yang lebih komprehensif.