Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan diamond passing dan triangle passing terhadap kemampuan passing pemain sepak bola pada ekstrakurikuler SMK Negeri 4 Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-post-test two-group design. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok latihan diamond passing dan kelompok latihan triangle passing. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan passing sepak bola yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing pemain ( p < 0,05). Kelompok latihan diamond passing mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 13,60 menjadi 19,00 (t = 14,548; p < 0,05), sedangkan kelompok latihan triangle passing meningkat dari 13,30 menjadi 18,80 (t = 8,199; p < 0,05). Dengan demikian, kedua metode latihan efektif dalam meningkatkan kemampuan passing pemain sepak bola dan dapat dijadikan sebagai alternatif program latihan untuk mengembangkan keterampilan teknik dasar passing, khususnya pada peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola.