I Gede Arya Sena
Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Ekstensibilitas Otot Ekstremitas Bawah melalui Muscle Energy Technique pada Pengguna Sepatu Hak Tinggi Anak Agung Sagung Ratih Dwiyanthi Putri; I Gede Arya Sena; Ni Made Rininta Adi Putri; Ni Putu Dwi Larashati
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4549

Abstract

Pramuniaga wanita sering mengalami ketegangan otot paha belakang dan betis akibat berdiri lama, yang dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan kebugaran fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Muscle Energy Technique (MET) terhadap peningkatan ekstensibilitas otot ekstremitas bawah pada pramuniaga wanita di Gianyar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one-group pre-test dan post-test, melibatkan 23 sampel pramuniaga wanita berusia 24-27 tahun. Variabel bebas adalah Muscle Energy Technique (MET), sedangkan variabel terikat adalah ekstensibilitas otot gastrocnemius yang diukur dengan goniometer dan otot hamstring yang diukur dengan sit and reach test. Uji normalitas menggunakan shapiro wilk test yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (p > 0,05). Uji kemaknaan menggunakan paired sample t-test dan menghasilkan nilai p = 0,001, menunjukkan perbedaan signifikan akibat pemberian Muscle Energy Technique (MET). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dorsofleksi ankle kanan dan kiri sebesar 31,89%, serta peningkatan sit and reach test sebesar 49,34%. Oleh karena itu, Muscle Energy Technique (MET) disarankan sebagai intervensi untuk mengoptimalkan kemampuan ekstensibilitas otot ekstremitas bawah pramuniaga wanita yang menggunakan sepatu hak tinggi selama 4 jam kerja.
Perbaikan Fleksibilitas Otot Lumbal dengan William Flexion Exercise pada Pengrajin Perak I Made Dedy Bagus Astika; I Gede Arya Sena; Ni Made Rininta Adi Putri; Daryono Daryono
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4550

Abstract

Dalam aktivitas sehari-hari, seiring bertambahnya usia setiap individu akan mengalami penurunan kebugaran fisik yang mengakibatkan menurunnya fungsional otot, fleksibilitas otot serta daya tahan otot. Pengrajin perak adalah kesenian yang berbahan bakunya berupa logam mulia berwarna putih yang dilakukan dengan penuh ketekunan. Pada pengrajin perak yang sering melakukan aktivitas duduk berulang-ulang mengakibatkan adanya penurunan fleksibilitas pada lumbal. Diperlukan bentuk latihan berupa william flexion exercise untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal seperti menjaga kelentukan otot lumbal dan kekuatan otot lumbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya keterbatasan fleksibilitas lumbal pengrajin perak pada usia 35 sampai 45 tahun di Desa Tibubeneng. Diharapkan, melalui modifikasi william flexion exercise dapat meningkatkan fleksibilitas lumbal pada pengrajin perak. william flexion exercise diambil dari beberapa latihan yaitu single knee to chest, double knee to chest dan sit-up parsial. Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan desain pre-post-test control group dengan jumlah populasi 12 orang dan didapatkan sampel 9 orang sesuai dengan kriteria inklusi pada pengrajin perak. Penelitian dilakukan selama 4 minggu, dengan 2 sesi per minggu. Berdasarkan hasil uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa william flexion exercise efektif meningkatkan fleksibilitas lumbal.
Korelasi Aktivitas Fisik dan Daya Tahan Kardiovaskular dengan Tekanan Darah Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Laila Nurindah Sari; I Made Yoga Parwata; Ni Luh Made Reny Wahyu Sari; I Gede Arya Sena
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4598

Abstract

Tekanan Darah (TD) adalah indikator vital kesehatan kardiovaskular, dipengaruhi signifikan oleh tingkat Aktivitas Fisik (AF) dan kebugaran kardiorespirasi. Rendahnya AF dan kebugaran sering dikaitkan dengan peningkatan risiko TD abnormal. Penelitian cross-sectional ini bertujuan menguji hubungan antara AF, daya tahan kardiovaskular (VO2Max), dan TD pada 50 mahasiswa Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (usia 18–25 tahun) melalui purposive sampling. AF diukur dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), daya tahan kardiovaskular dengan Harvard Step Test, dan TD dengan sphygmomanometer. Hasil uji korelasi berganda (ANOVA) menunjukkan nilai F = 10,414 dengan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara AF, daya tahan kardiovaskular, dan tekanan darah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik dan kebugaran VO2Max, tekanan darah subjek cenderung berada dalam rentang normal atau mengalami peningkatan yang signifikan, berarti subjek yang aktif memiliki TD yang sehat dan tidak cenderung hipotensi. Penelitian ini menekankan bahwa aktivitas fisik teratur dan kebugaran kardiorespirasi berperan krusial dalam menjaga homeostasis tekanan darah. Aktivitas fisik harus dipromosikan sebagai strategi utama untuk mengoptimalkan tekanan darah, baik untuk mengantisipasi risiko hipertensi (meningkat) maupun membantu menaikkan tensi bagi individu dengan kecenderungan hipotensi (menurun).
Implementasi Hold Relax Stretching untuk Memperbaiki Kemampuan Fungsional Otot Tangan pada Pembuat Canang Ceper Ida Bagus Gede Karunia Wahyu Suputra; I Gede Arya Sena; Daryono Daryono; Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4627

Abstract

Pembuat canang ceper merupakan seseorang memiliki keahlian membentuk janur menjadi sarana upakara dalam kegiatan keagamaan yaitu canang ceper. Pembuatan canang ceper melibatkan gerakan tangan dan pergelangan tangan yang berulang dan berkepanjangan sehingga menyebabkan risiko penyakit akibat kerja, salah satunya adalah rasa pegal dan nyeri akibat kekakuan otot sehingga mengganggu kemampuan fungsional tangan. Penelitian ini menggunakan Pre-Experiment Design dengan rancangan One Grup Pretest-Posttest design dengan jumlah sampel sebanyak 9 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner WHDI (Wrist and Hand Disability Indeks) untuk mengukur kemampuan fungsional tangan dan data dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-Test. Hasil penelitian berdasarkan analisa data menggunakan uji Paired Sampel T-Test menunjukkan bahwa hasil statistik pada pre-testdan post-test menggunakan kuesioner WHDI didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian Hold Relax Stretching untuk memperbaiki kemampuan fungsional tangan pada pembuat canang ceper di Griya Kertha Sari. Dari hasil penelitian ini diharapkan pembuat canang ceper dapat melakukan kegiatan latihan berupa Hold Relax Stretching secara rutin agar dapat mengurangi risiko gangguan fungsional pada tangan.