Dalam aktivitas sehari-hari, seiring bertambahnya usia setiap individu akan mengalami penurunan kebugaran fisik yang mengakibatkan menurunnya fungsional otot, fleksibilitas otot serta daya tahan otot. Pengrajin perak adalah kesenian yang berbahan bakunya berupa logam mulia berwarna putih yang dilakukan dengan penuh ketekunan. Pada pengrajin perak yang sering melakukan aktivitas duduk berulang-ulang mengakibatkan adanya penurunan fleksibilitas pada lumbal. Diperlukan bentuk latihan berupa william flexion exercise untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal seperti menjaga kelentukan otot lumbal dan kekuatan otot lumbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya keterbatasan fleksibilitas lumbal pengrajin perak pada usia 35 sampai 45 tahun di Desa Tibubeneng. Diharapkan, melalui modifikasi william flexion exercise dapat meningkatkan fleksibilitas lumbal pada pengrajin perak. william flexion exercise diambil dari beberapa latihan yaitu single knee to chest, double knee to chest dan sit-up parsial. Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan desain pre-post-test control group dengan jumlah populasi 12 orang dan didapatkan sampel 9 orang sesuai dengan kriteria inklusi pada pengrajin perak. Penelitian dilakukan selama 4 minggu, dengan 2 sesi per minggu. Berdasarkan hasil uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa william flexion exercise efektif meningkatkan fleksibilitas lumbal.
Copyrights © 2025