Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 01 LAROMPONG SELATAN Astuti Suardi
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 1 No 1 (2018): JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.667 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tentang pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi remaja dan permasalahannya di Kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompong Selatan dikarenakan rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan Kesehatan reproduksi remaja. Metode Yang Digunakan Dalam Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimentaldengan teknik pengambilan sampelPurposiveSampling.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompomg Selatan dengan jumlah sampel 32 siswa. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pengetahuan responden Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompong Selatan. Perbedaan yang signifikan ini dapat diketahui dari peningkatan pengetahuan responden setelah intervensi dibandingkan pengetahuan responden sebelum intervensi.Penelitian ini juga memberikan hasil bahwa Promosi Kesehatan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan responden.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi PUS Memilih KB Alamiah di Desa Binturu, Kecamatan Larompong Hadija Hadija; Jumriana Ibriani; Astuti Suardi; Ulvy Pratiwy D; Devianti Tandiallo
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.545

Abstract

Natural Contraception (KBA) is to regulate the distance of birth of children, regulate inspiration by not using tools, chemicals or drugs. The percentage of kb participants in Indonesia in 2016 was 33.72%, this figure is lower than the achievement in 2015 of 38.75%. In 2016 in South Sulawesi with a proportion of 71.71% were Couples of Childbearing Age who participated in birth control. Based on the participants of birth control the contraceptives used were Injectable (47.39%), Pills (22.90%) Implant (8.84%), MOW (1.04%), IUD ( 3.21%) Condoms (13.45%) and simple methods (0.28%). This study is to find out what factors affect PUS choosing natural birth control in Binturu Village, Larompong District in 2021.This study uses a quantitative approach with an observational type of research, with a sample of 35 people (Total Sampling)., analysis of univariate and bivariate data using the Chi-Square Test. The results showed that the factors related to the selection of contraceptive methods were Education ρ = 0.292 (ρ>0.05), Knowledge ρ = 0.075 (ρ>0.05), and husband support ρ = 0.267 (ρ<0.05). The results of this study education and knowledge have no relationship with the selection of natural birth control contraceptive methods, and husband support has no relationship with the selection of natural birth control contraceptive methods, it is expected for couples of childbearing age Need increased knowledge about the types of contraceptives, benefits of contraception, side effects of using contraceptives and the consequences of not using contraceptives
Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompong Selatan Astuti Suardi; Risnawati; Ulvy Pratiwy D
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang menyeluruh dan tidak tidak semata-mata terbebas dari penyakit atau kecacatan-dalam semua hal berhubungan dengan sistem reproduksi dan fungsi serta prosesnya. Tujuan menganalisis Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompong Selatan. Metode ini menggunakan desain pre eksperimental. Data pengetahuan diambil sebelum dan sesudah intervensi. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas, obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakterisktik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2011). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang termasuk kedalam kelompok remaja kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompomg Selatan. Hasil enelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pengetahuan responden Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompong Selatan. Perbedaan yang signifikan ini dapat diketahui dari peningkatan pengetahuan responden setelah intervensi dibandingkan pengetahuan responden sebelum intervensi. Penelitian ini juga memberikan hasil bahwa Promosi Kesehatan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan responden.
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD BATARA GURU BELOPA Devianti Tandiallo devianti; Fitriana Ibrahim; Jumriana Ibriani; Astuti Suardi; Ulvy Pratiwi; Hadija; Sry Wahyuni
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2023): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v15i1.291

Abstract

Asphyxia is an emergency event in the form of spontaneous breathing failure immediately after birth. It is very risky for death when the fetus does not breathe spontaneously and regularly so that it can reduce oxygen and increase carbon dioxide, which has bad consequences for continuing life. The cause of early neonatal death at Batara Guru Belopa Hospital is Asphyxia. Factors related to the incidence of asphyxia neonatorum at Batara Guru Belopa Hospital in 2021 This study uses a descriptive correlational method with a cross-sectional time approach. Sampling using the Slovin formula amounted to 62 respondents. Data collection tools using medical records Bivariate data analysis using the Chi-Square test shows that the incidence of asphyxia neonatorum is 52 infants, and infants who do not experience asphyxia neonatorum are 10 infants. There is a relationship between maternal age and neonatal asphyxia (p = 0.008), there is a relationship between parity and neonatal asphyxia (p = 0.000), there is a relationship between low birth weight (LBW) and neonatal asphyxia (p = 0.013), and there is a relationship between premature rupture (PROM) of membranes and neonatal asphyxia (p = 0.021). For institutions, it is hoped that the results of this study can be useful input for students, especially in preventing Neonatal Asphyxia so that it does not cause antenatal and neonatal deaths. Keywords: Asphyxia, maternal age, parity, LBW, PROM
Asuhan kebidanan bayi baru lahir patologi dengan bayi berat badan lahir rendah Pratiwy D, Ulvy; Suardi, Astuti; Risnawati, Risnawati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1387

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian di berbagai negara terutama pada negara berkembang atau negara dengan sosio-ekonomi rendah. Sedangkan pada tahun 2018, prevalensi BBLR masih cukup tinggi. Prevalensi BBLR diperkirakan 21% dari seluruh kelahiran di dunia, di Asia angka kejadian BBLR yaitu 42,7%. Tujuan dari kasus ini mampu melakukan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir patologi dengan kasus Bayi Berat Lahir Rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan asuhan kebidanan manajemen 7 langkah varney. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir patologi dengan BBLR berjumlah 21 bayi dengan BBLR. Sampel dalam penelitian ini adalah 1 orang bayi dengan BBLR yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian di dapatkan bahwa bayi Nyonya. N dengan BBLR tidak ditemukan hambatan adapun selama asuhan yang diberikan. Pantauan dilakukan selama 3 hari. Selama dilakukannya asuhan pada bayi didapatkan keadaan umum baik, Suhu 36,7?, pernapasan 44x/menit dan berat badan bayi 2400 gram. Studi kasus ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga Kesehatan dalam meningkatkan kesiapan pada kasus BBLR terutama memantau dan evaluasi berkelanjutan untuk deteksi kemungkinan komplikasi serta penata laksana BBLR.
Pengaruh Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III Dan Berat Badan Lahir Bayi Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Larompong Selatan Kabupaten Luwu Tahun 2023 Suardi, Astuti; Risnawati, Risnawati; D, Ulvy Pratiwy; Daru, Natalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.14969

Abstract

Stunting tunting adalah gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh gizi buruk, Infeksi yang berulang, dan simulasi psikososial yang tidak memadai.. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh hemoglobin ibu hamil dan berat badan lahir bayi dengan kejadian stunting di Puskesmas Larompong selatan Kabupaten Luwu. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan case control yang digunakan untuk menentukan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 balita yang berumur 24-59 bulan. Pengumpulan data dengan pengukuran tinggi badan, berat badan dan observasi langsung di buku KIA (kesehatan ibu dan anak) dan pengambilan data yang telah ada sebelumnya dan diperlukan untuk melengkapi hasil dari penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh hemoglobin ibu hamil trimester III dengan dengan kejadian stunting (P = 0,017) dan tidak ada pengaruh berat badan lahir bayi dengan kejadian stunting (P = 0,472). Kesimpulan :Terdapat pengaruh hemoglobin ibu hamil trimester III dengan kejadian stunting dan tidak ada pengaruh berat badan lahir bayi.
Hubungan Pengetahuan Potensi Peningkatan Tekanan Darah Dengan Pola Makan pada Lansia Risnawati, Risnawati; Astuti Suardi; Ulvy Pratiwy D; Haedir, Haedir; Natalia Datu
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.6047

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease and is quite common in Indonesia and throughout the world. This condition is characterized by a continuous increase in blood pressure. Several studies have shown that the higher a person's blood pressure, the greater the risk of experiencing heart disease, kidney failure, and stroke. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of the potential for increased blood pressure and dietary patterns in the elderly. This study used Descriptive Analytical research with a Cross-Sectional approach. The sample in this study was 38 elderly people aged 60-80 years using Purposive Sampling techniques. Data analysis with univariate and bivariate analysis using Chi Square. The results of statistical analysis showed that there was a relationship between knowledge of the potential for increased blood pressure and dietary patterns in the elderly (p = 0.001). The conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge of the potential for increased blood pressure and dietary patterns in the elderly in Bilante Village, Larompong District, Luwu Regency. Healthcare professionals should be more active in providing IEC (Communication, Information, and Education) to the elderly regarding the importance of dietary management in preventing high blood pressure.