Anni Zulfia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANGKUMAN PENGGUNAAN METODE MARKER BASED TRACKING DAN MARKERLESS PADA APLIKASI AUGMENTED REALITY Nurrizqa, Nurrizqa; Anni Zulfia; Nurrisma, Nurrisma
CYBERSPACE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/cj.v9i2.32313

Abstract

Teknologi Augmented Reality mengalami perkembangan pesat dengan dua pendekatan pelacakan utama yaitu metode marker based tracking dan markerless. Kajian literatur ini menganalisis sebelas implementasi penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 untuk mengevaluasi karakteristik performa, keunggulan, serta keterbatasan kedua metode pelacakan pada berbagai domain aplikasi. Metode marker based tracking mendemonstrasikan akurasi superior dengan tingkat kesalahan di bawah tiga persen dan stabilitas optimal pada lingkungan terkontrol, mencapai tingkat keberhasilan 72,2 hingga 77,8 persen pada berbagai perangkat. Namun terjadi degradasi performa pada jarak ekstensif dan kondisi pencahayaan spesifik. Sebaliknya, metode markerless menawarkan fleksibilitas eksepsional dengan tingkat keberhasilan mencapai 94,4 persen dan adaptabilitas luar biasa terhadap kondisi lingkungan beragam tanpa memerlukan penanda fisik. Metode ini terbukti sangat efektif untuk aplikasi medis, desain interior, pendidikan anatomi, dan manufaktur pintar. Tantangan utama meliputi ketidakstabilan spasial hologram pada pengaturan kompleks dan kebutuhan komputasi lebih tinggi. Inovasi yang mengombinasikan absolute pose regressor dengan visual-inertial odometry telah mereduksi kesalahan hingga lima puluh persen dengan kecepatan inferensi delapan puluh milidetik. Pemilihan metode harus mempertimbangkan kebutuhan akurasi, kondisi lingkungan operasional, keterbatasan perangkat keras, dan kompleksitas implementasi untuk mengoptimalkan efektivitas aplikasi AR.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS COMPUTER BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG Nurrisma N; Anni Zulfia
Journal of Information Technology Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Prodi Teknologi Informasi UIN Ar-Raniry Bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Penerbitan LP2M Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jintech.v7i2.10741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif Bahasa Jepang berbasis Computer Based Learning (CBL) menggunakan Adobe Flash CS3 yang diberi nama "Let’s Learn Japan". Pengembangan media ini ditujukan untuk mempermudah pemahaman materi dasar bahasa Jepang mencakup pengenalan alfabet, kosakata, penyusunan kalimat sederhana, serta didukung unsur visual, animasi, dan audio interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang dilaksanakan pada 26 Oktober hingga 1 November 2017 di SMA Negeri 2 Banda Aceh. Prosedur pengembangan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan (design), pengkodean (coding), validasi, revisi, uji coba, pembagian angket, analisis data, hingga penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket evaluasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran ini memperoleh persentase kelayakan sebesar 80,00% dari ahli media dan 91,76% dari ahli materi, sehingga dikategorikan sangat layak dan valid untuk digunakan sebagai bahan ajar. Selanjutnya, implementasi dan uji coba produk dilakukan kepada 59 siswa kelas X IPS 1 dan X MIPA 8 SMA Negeri 2 Banda Aceh yang mengikuti pembelajaran Bahasa Jepang. Hasil respon siswa dan guru menunjukkan tingkat kepuasan serta efektivitas yang tinggi dengan persentase kepraktisan mencapai 80,86%. Berdasarkan hasil tersebut, media "Let’s Learn Japan" terbukti sangat menarik, interaktif, serta efektif dalam mempermudah siswa dan guru pada proses kegiatan belajar mengajar Bahasa Jepang tingkat dasar.