Andika Putra
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LINGKUNGAN SEKOLAH DAN PEMBENTUKAN KESADARAN RELIGIUS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH: STUDI KASUS DI MIS AL-HUNAFA PALANGKA RAYA Khoirulloh Luthfi Muhammad; Iqbal Nur Hilmi; Muhammad Fazry; Andika Putra; Surawan Surawan
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10159

Abstract

Character education at the Madrasah Ibtidaiyah level is a crucial formative phase, yet it is often confined to controlled classroom environments. This creates a sociological gap regarding how public open spaces can serve as catalysts for character building amidst the challenges of urban modernity in Palangka Raya. This study aims to analyze the utilization of the schoolyard at MIS Al-Hunafa Palangka Raya as a prophetic pedagogical instrument in shaping students' religious awareness. The primary focus is to describe the decentralization of religious activities through the "Gema Qur’ani" program in open spaces. Using a qualitative intrinsic case study method, data were gathered through participant observation, in-depth interviews with teachers and upper-level students, and visual documentation. Data analysis was conducted inductively through reduction, display, and verification to validate value transformation. The results indicate that routine collective murajaah every morning in the schoolyard effectively trains students' self-regulation and focus despite a dynamic environment. The presence of teachers as interactive tajwid facilitators strengthens the internalization of values, ensuring the activity is not merely mechanistic. This study concludes that the synergy between the physical environment and pedagogical guidance successfully transforms oral routines into real-life principles, manifested in increased worship discipline, honesty, and noble character in students' daily lives. ABSTRAK Pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah merupakan fase krusial yang menentukan struktur kognitif dan afektif siswa, namun sering kali hanya difokuskan pada ruang kelas yang terkendali. Hal ini memicu kekosongan sosiologis mengenai bagaimana ruang terbuka publik dapat berfungsi sebagai katalisator karakter di tengah tantangan modernitas kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan halaman sekolah di MIS Al-Hunafa Palangka Raya sebagai instrumen pedagogi profetik dalam membentuk kesadaran religius siswa. Fokus utama penelitian adalah mendeskripsikan strategi desentralisasi kegiatan keagamaan melalui program "Gema Qur’ani" di ruang terbuka. Menggunakan metode kualitatif studi kasus intrinsik, data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa kelas atas, serta dokumentasi visual. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk memvalidasi transformasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rutinitas murajaah kolektif setiap pagi di halaman sekolah efektif melatih regulasi diri dan fokus siswa meski dalam lingkungan yang dinamis. Kehadiran guru sebagai fasilitator tajwid interaktif memperkuat internalisasi nilai sehingga kegiatan tidak bersifat mekanistik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi lingkungan fisik dan bimbingan pedagogis berhasil mentransformasi rutinitas lisan menjadi prinsip hidup nyata yang bermanifestasi pada peningkatan disiplin ibadah, kejujuran, serta akhlakul karimah siswa dalam kehidupan sehari-hari.    
DUKUNGAN INSTRUKSIONAL DOSEN DAN PEMBENTUKAN ACADEMIC SELF-DISCIPLINE MAHASISWA PAI UIN PALANGKA RAYA Khoirulloh Luthfi Muhammad; Muhammad Fazy; Andika Putra; Gita Septia Ningrum; Surawan Surawan
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.10020

Abstract

This study is driven by the problem of low discipline among PAI students. This issue is evident from the many students who tend to procrastinate and violate campus rules. The aim of this study is to analyze the effect of lecturers' instructional support on the formation of academic self-discipline among PAI students at UIN Palangka Raya. This study uses a quantitative approach with a causal design. The sample consisted of 37 respondents selected using a proportionate stratified random sampling technique. Data were collected through an online questionnaire that had been tested for validity and reliability. Furthermore, the data were analyzed using SPSS through prerequisite tests (normality and linearity) as well as simple linear regression analysis. The research results show that students' perceptions of lecturer instructional support fall into the high category (mean = 27.24) and student academic discipline falls into the very high category (mean = 30.76). The regression test results indicate a significant positive effect (Sig. 0.003 < 0.05). This means that for every one-point increase in lecturer support, student discipline will increase by 0.610. This proves that clarity of material and feedback from lecturers are the main keys in building students' sense of responsibility. ABSTRAK Penelitian ini didorong oleh masalah rendahnya disiplin mahasiswa PAI. Masalah ini terlihat nyata dari banyaknya mahasiswa yang suka menunda-nunda pekerjaan (prokrastinasi) dan melanggar aturan kampus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dukungan instruksional dosen terhadap pembentukan disiplin akademik (academic self-discipline) mahasiswa PAI di UIN Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel terdiri dari 37 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji prasyarat (normalitas dan linearitas) serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap dukungan instruksional dosen berada pada kategori tinggi (mean = 27,24) dan disiplin akademik mahasiswa pada kategori sangat tinggi (mean = 30,76). Hasil uji regresi menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan (Sig. 0,003 < 0,05). Artinya, setiap kenaikan satu poin dukungan dosen akan meningkatkan disiplin mahasiswa sebesar 0,610. Hal ini membuktikan bahwa kejelasan materi dan umpan balik dari dosen adalah kunci utama dalam membangun rasa tanggung jawab mahasiswa.