TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 6 No. 2 (2026)

LINGKUNGAN SEKOLAH DAN PEMBENTUKAN KESADARAN RELIGIUS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH: STUDI KASUS DI MIS AL-HUNAFA PALANGKA RAYA

Khoirulloh Luthfi Muhammad (Universitas Islam Negeri Palangka Raya)
Iqbal Nur Hilmi (Universitas Islam Negeri Palangka Raya)
Muhammad Fazry (Universitas Islam Negeri Palangka Raya)
Andika Putra (Universitas Islam Negeri Palangka Raya)
Surawan Surawan (Universitas Islam Negeri Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2026

Abstract

Character education at the Madrasah Ibtidaiyah level is a crucial formative phase, yet it is often confined to controlled classroom environments. This creates a sociological gap regarding how public open spaces can serve as catalysts for character building amidst the challenges of urban modernity in Palangka Raya. This study aims to analyze the utilization of the schoolyard at MIS Al-Hunafa Palangka Raya as a prophetic pedagogical instrument in shaping students' religious awareness. The primary focus is to describe the decentralization of religious activities through the "Gema Qur’ani" program in open spaces. Using a qualitative intrinsic case study method, data were gathered through participant observation, in-depth interviews with teachers and upper-level students, and visual documentation. Data analysis was conducted inductively through reduction, display, and verification to validate value transformation. The results indicate that routine collective murajaah every morning in the schoolyard effectively trains students' self-regulation and focus despite a dynamic environment. The presence of teachers as interactive tajwid facilitators strengthens the internalization of values, ensuring the activity is not merely mechanistic. This study concludes that the synergy between the physical environment and pedagogical guidance successfully transforms oral routines into real-life principles, manifested in increased worship discipline, honesty, and noble character in students' daily lives. ABSTRAK Pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah merupakan fase krusial yang menentukan struktur kognitif dan afektif siswa, namun sering kali hanya difokuskan pada ruang kelas yang terkendali. Hal ini memicu kekosongan sosiologis mengenai bagaimana ruang terbuka publik dapat berfungsi sebagai katalisator karakter di tengah tantangan modernitas kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan halaman sekolah di MIS Al-Hunafa Palangka Raya sebagai instrumen pedagogi profetik dalam membentuk kesadaran religius siswa. Fokus utama penelitian adalah mendeskripsikan strategi desentralisasi kegiatan keagamaan melalui program "Gema Qur’ani" di ruang terbuka. Menggunakan metode kualitatif studi kasus intrinsik, data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa kelas atas, serta dokumentasi visual. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk memvalidasi transformasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rutinitas murajaah kolektif setiap pagi di halaman sekolah efektif melatih regulasi diri dan fokus siswa meski dalam lingkungan yang dinamis. Kehadiran guru sebagai fasilitator tajwid interaktif memperkuat internalisasi nilai sehingga kegiatan tidak bersifat mekanistik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi lingkungan fisik dan bimbingan pedagogis berhasil mentransformasi rutinitas lisan menjadi prinsip hidup nyata yang bermanifestasi pada peningkatan disiplin ibadah, kejujuran, serta akhlakul karimah siswa dalam kehidupan sehari-hari.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teaching

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu ...