Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT: OPTIMALISASI FISIOTERAPI LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS MELALUI INTERVENSI STRETCHING DAN TENS DI POSBINDU WILAYAH PESISIR KALIMANTAN TIMUR Siti Khadijah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 7 No. 1 (2025): Juni : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v7i1.1944

Abstract

Latar Belakang: Osteoartritis (OA) lutut merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang menyebabkan nyeri dan keterbatasan fungsi gerak. Di wilayah pesisir Kalimantan Timur, akses terhadap layanan fisioterapi masih terbatas. Tujuan: Mengoptimalkan manajemen nyeri dan peningkatan fleksibilitas melalui intervensi fisioterapi berupa stretching dan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) pada lansia dengan OA lutut. Metode: Program pengabdian masyarakat ini menggunakan desain pre-test dan post-test yang melibatkan tiga lansia di Posbindu pesisir. Intervensi dilakukan secara rutin selama beberapa minggu, dengan pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan fleksibilitas menggunakan Sit and Reach Test. Hasil: Terjadi penurunan nyeri rata-rata sebesar 3 poin VAS dan peningkatan fleksibilitas 2–5 cm pada Sit and Reach Test. Kesimpulan: Intervensi stretching dan TENS efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan fungsi gerak lansia dengan OA lutut. Program ini menunjukkan bahwa layanan fisioterapi berbasis komunitas di Posbindu merupakan pendekatan yang efisien, aplikatif, dan berkelanjutan di wilayah dengan keterbatasan layanan kesehatan.
HUBUNGAN DERAJAT KEBIASAAN MEROKOK DENGAN DESATURASI OKSIGEN DAN INTOLERANSI AKTIVITAS PADA DEWASA MUDA Siti Khadijah; Saleha Salihun; Ririn Andasari; Muhammad Taufiq Nugroho; Annasya Nur Sapriyani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Background: Smoking is a major modifiable risk factor affecting the cardiopulmonary system. Even in young adults, cigarette smoking may impair oxygen transport, reduce functional exercise capacity, and increase fatigue before clinically significant respiratory disease develops. This study aimed to determine the relationship between the degree of smoking habits and oxygen desaturation and activity intolerance among young adults. Methods: This analytical observational study used a cross-sectional design involving 35 young adult smokers aged 20–30 years selected through purposive sampling. Smoking exposure was assessed using the Brinkman Index. Oxygen desaturation was measured as the difference in peripheral oxygen saturation (ΔSpO₂) before and after the Six-Minute Walk Test (6MWT). Activity intolerance was evaluated using the 6MWT walking distance and Borg Rating of Perceived Exertion Scale. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and Spearman's rank correlation test. Results: The mean Brinkman Index was 255.43 ± 133.64. Mean oxygen saturation decreased from 98.00 ± 0.69% to 94.89 ± 1.91% after exercise, with a mean ΔSpO₂ of 3.11 ± 1.32%. Significant correlations were found between the Brinkman Index and ΔSpO₂ (r = 0.950), 6MWT distance (r = −0.970), and Borg score (r = 0.979) (all p < 0.001). Conclusion: A higher degree of smoking was significantly associated with greater oxygen desaturation, reduced functional exercise capacity, and increased perceived fatigue in young adults. These findings support the importance of early screening and preventive physiotherapy interventions to maintain cardiopulmonary function.
OPTIMALISASI KESADARAN MAHASISWA TENTANG RISIKO MEROKOK TERHADAP FUNGSI KARDIORESPIRASI MELALUI EDUKASI DAN SKRINING KAPASITAS KARDIORESPIRASI Siti Khadijah; Ririn Andasari; Saleha Salihun; Muhammad Taufiq Nugroho; Annasya Nur Sapriyani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya perilaku merokok yang berdampak pada penurunan fungsi kardiorespirasi. Fokus kegiatan adalah peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok serta pentingnya menjaga kesehatan paru dan jantung. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, demonstrasi latihan pernapasan, dan edukasi interaktif dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, serta praktik langsung teknik pernapasan sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang dampak merokok dan manfaat latihan kardiorespirasi, serta munculnya motivasi untuk mengurangi kebiasaan merokok dan menerapkan pola hidup sehat.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN KINESIO TAPING PADA PENERAPAN MASSAGE TERHADAP PENURUNAN AKTUALITAS NYERI PINGGANG BAWAH IBU HAMIL TRIMESTER III Saleha Salihun; Ririn Andasari; Siti Khadijah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pinggang bawah merupakan salah satu gangguan yang paling sering dialami oleh ibu hamil, terutama saat memasuki kehamilan di trimester III. Pada kehamilan trimester III, seiring membesarnya uterus dan penambahan berat badan maka pusat gravitasi akan berpindah kearah depan. Postur tubuh yang tidak tepat akan memaksa peregangan tambahan dan kelelahan pada tubuh Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian two group pre test – post test yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Massage dan Kinesio Taping terhadap penurunan aktualotas nueri pinggang bawah pada ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling, maka diperoleh jumblah sampel 16 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I yaitu 8 orang yang diberikan intervensi Massage dan Kinesio Taping dan kelompok ke II yaitu 8 orang yang diberikan intervensi Massage. Hasil: Berdasarkan hasil uji paired sample t pada kelompok Massage dan Kinesio Taping dengan nilai p = 0,000. Sedangkan pada kelompok Massage dengan nilai p = 0,000. Kedua kelompok tersebut memberikan pengaruh terhadap penurunan aktualitas nyeri pinggang bawah pada ibu hamil trimester III. Berdasarkan hasil uji independen sample t, diperoleh ada perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan Massage dan Kinesio Taping dan kelompok perlakuan Massage dengan nilai p = 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Massage dan Kinesio Taping lebih efektif dari Massage dalam penurunan aktualitas nyeri pada nyeri pinggang bawah ibu hamil trimester III.