Tyeva Agil Nadiansyah
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Nilai Multikultural Dalam Membentuk Identitas Sosial Siswa Di Lingkungan Sekolah Heterogen Resti Yulastri; Khairil Hidayat; Tyeva Agil Nadiansyah; Yogi Arrohman; Alif Akmal Al Irsyad
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/sell.v4i1.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai multikultural dalam membentuk identitas sosial siswa di lingkungan sekolah heterogen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai toleransi, saling menghargai, dan sikap inklusif di tengah keberagaman latar belakang budaya, agama, dan sosial siswa. Namun, masih ditemukan adanya stereotip, prasangka, serta rendahnya kesadaran multikultural di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa di sekolah dengan latar belakang heterogen. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai multikultural dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, budaya sekolah, serta interaksi sosial antar siswa. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi toleransi, saling menghormati, dan kerja sama. Peran guru sangat penting sebagai fasilitator dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Internalisasi nilai multikultural terbukti berkontribusi dalam membentuk identitas sosial siswa yang lebih inklusif, terbuka, dan mampu berinteraksi secara harmonis dalam lingkungan yang beragam. Dengan demikian, pendidikan multikultural memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas sosial siswa di sekolah heterogen.
Rekonstruksi Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Penguatan Karakter dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Tanggungjawab Siswa di Era Digital Darimus Darimus; Tyeva Agil Nadiansyah; Alif Akmal Al Irsyad; Nur Azizah
AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/au.v9i1.39563

Abstract

The development of digital technology has brought about significant changes in the world of education, including in the teaching of Islamic Religious Education. Although technology provides easier access to information, it also poses challenges in shaping students’ character, particularly in terms of discipline and academic responsibility. Therefore, a reconfiguration of learning strategies focused on character building is required to address these challenges. This study employed a qualitative descriptive approach and was conducted at a senior secondary school in Pekanbaru. Data were collected through observation, interviews and documentation, and analysed by sorting, presenting and drawing conclusions, with validity ensured through triangulation. Findings indicate that learning strategies combine conventional methods with digital media, but students’ discipline and academic responsibility still require improvement. Character building is implemented through habit formation, role modelling, and more active digital-based strategies. Supporting factors include school facilities and policies, whilst inhibiting factors involve low student awareness and the use of gadgets. This study concludes that the reconstruction of character-based learning strategies plays a crucial role in enhancing students’ discipline and academic responsibility in the digital age.