Nur Azizah
STIT Hamzah Al-Fansuri Sibolga Barus

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Rekonstruksi Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Penguatan Karakter dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Tanggungjawab Siswa di Era Digital Darimus Darimus; Tyeva Agil Nadiansyah; Alif Akmal Al Irsyad; Nur Azizah
AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/au.v9i1.39563

Abstract

The development of digital technology has brought about significant changes in the world of education, including in the teaching of Islamic Religious Education. Although technology provides easier access to information, it also poses challenges in shaping students’ character, particularly in terms of discipline and academic responsibility. Therefore, a reconfiguration of learning strategies focused on character building is required to address these challenges. This study employed a qualitative descriptive approach and was conducted at a senior secondary school in Pekanbaru. Data were collected through observation, interviews and documentation, and analysed by sorting, presenting and drawing conclusions, with validity ensured through triangulation. Findings indicate that learning strategies combine conventional methods with digital media, but students’ discipline and academic responsibility still require improvement. Character building is implemented through habit formation, role modelling, and more active digital-based strategies. Supporting factors include school facilities and policies, whilst inhibiting factors involve low student awareness and the use of gadgets. This study concludes that the reconstruction of character-based learning strategies plays a crucial role in enhancing students’ discipline and academic responsibility in the digital age.
Upaya Guru PAI dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Metode Diskusi di SD Al Furqon Islamic School Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Ahmad Syarif; Muhammad Syari Arif; Nur Azizah
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/rzh6c612

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) idealnya berorientasi pada keaktifan siswa melalui pendekatan student centered learning, namun di SD Al Furqan Islamic School ditemukan fenomena sekitar 30% siswa masih pasif akibat dominasi metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru PAI dalam mengoptimalkan metode diskusi guna meningkatkan keaktifan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keaktifan belajar siswa sebelum diterapkannya metode diskusi masih tergolong rendah yang ditandai dengan sikap pasif dan kurangnya keberanian berpendapat , upaya guru PAI dalam meningkatkan keaktifan dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok kecil, memberikan kesempatan berpendapat, serta membimbing jalannya diskusi agar tetap terarah , faktor pendukung dalam penerapan metode ini meliputi kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran, antusiasme siswa, serta dukungan fasilitas dan lingkungan kelas yang kondusif , faktor penghambat yang ditemukan adalah adanya perbedaan kemampuan siswa, kurangnya rasa percaya diri sebagian siswa, serta keterbatasan waktu dalam pelaksanaan pembelajaran. Secara menyeluruh, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode diskusi oleh guru PAI memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi serta keberanian siswa sehingga perlu didukung dengan strategi pengelolaan kelas yang optimal agar tujuan pembelajaran tercapai secara maksimal.
Implementasi Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran PAI di SMP IT Nur Inayah Kabupaten Kampar Muhammad Chatibul Umam; Muhammad Ja'far Siddiq; Nur Azizah
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/qg64g416

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa pada materi fikih ibadah di SMP IT Nur Inayah Kabupaten Kampar menjadi masalah yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru PAI, kepala sekolah, dan siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan metode demonstrasi terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa karena memberikan pengalaman belajar konkret melalui pengamatan dan praktik langsung pada materi wudhu, salat, dan penyelenggaraan jenazah. Implementasi metode ini meningkatkan hasil belajar, rasa percaya diri, dan motivasi siswa. Faktor pendukung meliputi ketersediaan alat peraga dan kebijakan sekolah yang suportif, sedangkan kendala keterbatasan waktu dan jumlah siswa dapat diatasi melalui pembagian kelompok kecil.
Upaya Guru PAI dalam Mengatasi Kurangnya Konsentrasi Belajar Siswa di SDN 016 Tambusai Agustina Yolanda; Reski Laina Tusiva; Nur Azizah
Al-Muhajirin: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/h6v5ta57

Abstract

Konsentrasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran PAI. Namun, pada tingkat sekolah dasar, konsentrasi siswa masih rendah akibat metode pembelajaran yang kurang variatif dan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi konsentrasi belajar siswa, faktor penyebab, upaya guru PAI, serta kendala yang dihadapi di SDN 016 Tambusai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya konsentrasi belajar siswa ditandai dengan kurang fokus dan mudah terdistraksi saat pembelajaran. Faktor penyebab meliputi metode pembelajaran yang monoton, rendahnya motivasi belajar, dan kondisi kelas yang kurang mendukung. Upaya guru dilakukan melalui variasi metode pembelajaran, pemberian motivasi, pendekatan personal, dan penciptaan suasana belajar yang menyenangkan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, perbedaan karakteristik siswa, dan lingkungan kelas yang kurang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran inovatif dan lingkungan belajar yang mendukung untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa.
Strategi Guru PAI dalam Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa di SDIT Al-Hassan Kota Bangun Tapung Hilir Firdi Zamdanu; Pandu Rizky Prasistyo; Nur Azizah
Al-Muhajirin: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/dc3p8446

Abstract

Abstrak Kejenuhan belajar merupakan kondisi psikologis yang ditandai oleh penurunan minat, motivasi, dan konsentrasi siswa, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman nilai-nilai keagamaan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kejenuhan belajar, faktor penyebab, upaya guru, serta kendala dalam mengatasi kejenuhan belajar PAI di SDIT Al-Hassan Tapung Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan belajar siswa ditandai dengan rendahnya perhatian, minimnya partisipasi, serta menurunnya antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Faktor penyebab utama meliputi penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya keterlibatan aktif siswa. Upaya guru dalam mengatasi kejenuhan dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran yang variatif, penggunaan ice breaking, serta peningkatan interaksi antara guru dan siswa