Mardianto Mardianto
STKIP Amal Bakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penggunaan Metode Pengulangan (Taqrir) Dalam Meningkatkan Hafalan Juz Amma Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Swasta Darul Mahmudah Nurul Ulfah; Tumiyem Tumiyem; Mardianto Mardianto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan metode pengulangan (taqrir) dalam meningkatkan hafalan Juz Amma siswa kelas II SD MIS Darul Mahmudah serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat keberhasilannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru kelas II sebagai informan utama, serta kepala madrasah dan sepuluh siswa kelas II sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode taqrir di MIS Darul Mahmudah berjalan secara terstruktur dan berkesinambungan melalui kegiatan pengulangan hafalan klasikal, individu, dan kelompok kecil yang dilaksanakan secara rutin 4–5 kali per minggu dengan durasi 30–45 menit. Faktor pendukung keberhasilan meliputi konsistensi pengulangan, kompetensi guru tahfiz, dukungan orang tua, motivasi belajar siswa, sistem reward, dan komitmen kelembagaan madrasah. Adapun faktor penghambat meliputi kesenjangan kemampuan menghafal antar siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, rendahnya konsentrasi sebagian siswa, kurang optimalnya keterlibatan orang tua, dan belum terdokumentasikannya metode taqrir secara rinci dalam kurikulum formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode taqrir efektif dalam memperkuat hafalan Juz Amma siswa tingkat dasar jika dilaksanakan secara konsisten, terstruktur, dan didukung oleh seluruh ekosistem pembelajaran
Efektivitas Penggunaan Multimedia Interaktif (Termasuk AI-Assisted) Dalam Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V MIS Ponpes Darul Mahmudah Siti Nur Rizqi Adh Dhuha; Fira Astika Wanhar; Mardianto Mardianto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.799

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di MIS Ponpes Darul Mahmudah yang masih didominasi metode ceramah dan buku teks, sementara fasilitas teknologi seperti proyektor dan komputer belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga siswa cenderung pasif dan kesulitan memahami materi yang bersifat abstrak seperti siklus air, sistem tata surya, dan fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif, termasuk yang berbasis kecerdasan buatan (AI), pada pembelajaran IPAS di kelas V MIS Ponpes Darul Mahmudah tahun ajaran 2025/2026, beserta kelebihan dan kendala yang menyertainya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 30 orang, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan, dengan informan pendukung berupa kepala sekolah, guru kelas V, dan operator sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperiksa keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menyediakan infrastruktur pendukung berupa komputer, laptop, proyektor LCD, jaringan internet, dan platform digital Sway, sementara guru memanfaatkan video pembelajaran, animasi, presentasi PowerPoint, gambar edukatif, serta kecerdasan buatan untuk menyiapkan materi dan soal latihan. Penggunaan multimedia interaktif diterapkan melalui pola tiga tahap, yaitu pemberian stimulus visual, penjelasan verbal yang diperkuat presentasi, dan diskusi interaktif, yang berdampak pada meningkatnya antusiasme, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Kendala yang ditemui meliputi keterbatasan jumlah perangkat, ketidakstabilan koneksi internet, dan kesenjangan kompetensi teknologi guru, yang diatasi melalui strategi adaptif dan pemeliharaan perangkat secara berkala. Temuan ini menegaskan bahwa multimedia interaktif berbasis teknologi, termasuk AI, efektif mendukung pembelajaran IPAS yang lebih bermakna di sekolah dasar Islam.