Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH FLASH SALE, INFLUENCER, DAN LIVE STREAMING SHOPEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SKINCARE LOKAL (STUDI PADA MAHASISWA UIN RADEN FATAH PALEMBANG) Afifah Zahira; Maila Syafitri; Nur Aini; Hani Atiah Nurhasanah; Nandah Ardilah
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): JME: Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh flash sale, influencer, dan live streaming Shopee terhadap keputusan pembelian produk skincare lokal pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk skincare lokal dengan nilai T-statistics sebesar 8,633 dan P-values sebesar 0,000. Sementara itu, influencer dan live streaming tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai P-values masing-masing sebesar 0,767 dan 0,163. Nilai R-square sebesar 0,772 menunjukkan bahwa variabel flash sale, influencer, dan live streaming mampu menjelaskan keputusan pembelian sebesar 77,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Dengan demikian, flash sale menjadi strategi pemasaran digital yang paling efektif dalam meningkatkan keputusan pembelian produk skincare lokal pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang.
Challenges of Arabic Language Teachers in the Digital Era: A Case Study at Muhammadiyah 2 Senior High School Nur Aini; Sonia Camelia Agustina; Nova Eliza; Yudhistira Ardana Pranata; Al Hafidz; Nurul Hidayah; Fitri Hidayati
El-Mahara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol. 4 No. 1 (2026): El-Mahara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : PT. Dar El-mahara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68068/ej.v4i1.288

Abstract

This study examines the challenges faced by Arabic language teachers in the digital era at SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews with an Arabic language teacher and analyzed using descriptive qualitative analysis. The findings reveal three primary challenges: low student motivation driven by online gaming and unregulated social media use, limited Arabic literacy particularly among students from non-pesantren backgrounds, and the demands of adaptive classroom management. In response, the teacher has implemented varied pedagogical strategies including mufrodat songs, ice-breaking activities, Canva-based visual media, interactive quizzes via Quizizz, and the Arabic Club application. The school also provides robust digital infrastructure such as Wi-Fi, Smart TVs, tablets, and the Pijar evaluation application. Notably, students' digital competencies, when strategically channeled into creative projects, can be transformed from distractions into valuable learning assets. The study concludes that technological advancement functions as a double-edged sword in Arabic language education, offering innovative opportunities while introducing new complexities that demand sustained pedagogical creativity and professional adaptation from teachers.