Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digitalization of Islamic Education Based on Muhammadiyah Da'wah: Building Tolerance and Religious Literacy in the Society 5.0 Era Syarifan Nurjan; Fifi Arisanti; Jawwad Sulthon Habiby; Asis Riat Winanto
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v4i2.1143

Abstract

The digitalization of Islamic education based on Muhammadiyah da'wah has become an innovative strategy to enhance religious literacy and tolerance in the Society 5.0 era. This study aims to analyze the role of digitalized Muhammadiyah da'wah in fostering a moderate and inclusive understanding of Islam. The research employs a descriptive qualitative method with data triangulation through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that digital da'wah utilizing social media and digital platforms can expand the reach of Islamic literacy and increase awareness of religious tolerance in society. This strategy effectively addresses the challenges of conventional da'wah while fostering active engagement among younger generations in understanding Islam as rahmatan lil ‘alamin. The implications of this study suggest that the development of Muhammadiyah's digital da'wah holds significant potential for transforming Islamic education into an inclusive, collaborative, and technology-driven system. Therefore, optimizing the use of digital media should be continuously developed to support broader and more sustainable religious literacy.
"Empowering Parents Through Digital Parenting Transformation Using Artificial Intelligence To Strengthen Productive Early Childhood Character Development" muhammad azam muttaqin; Azis Akbar Ramadhan; Syamsul Arifin; Fifi Arisanti; Devid Dwi Erwahyudin; Siti Marpuah
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2026): Juni-November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i2.2963

Abstract

Abstract. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam menerapkan pengasuhan digital melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan guna membentuk karakter produktif pada anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari tahap persiapan, pelatihan interaktif, dan pendampingan langsung kepada kelompok orang tua. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi serta evaluasi sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan orang tua secara signifikan dalam mengoperasikan perangkat kecerdasan buatan untuk merancang pola pengasuhan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Orang tua secara aktif mampu menyaring informasi digital dan menciptakan lingkungan interaksi yang mendukung pembentukan karakter anak. Kesimpulan dari program pengabdian ini menegaskan bahwa transformasi pengasuhan digital yang terarah memberikan dampak positif dalam menguatkan karakter anak usia dini, sehingga program pendampingan berkelanjutan sangat direkomendasikan untuk mewujudkan ekosistem keluarga yang tangguh dan adaptif. Abstract. The purpose of this community service is to enhance the capacity of parents in implementing digital parenting through the utilization of artificial intelligence technology to shape productive characters in early childhood. The implementation method of this activity employs a participatory approach consisting of preparation, interactive training, and direct mentoring stages for groups of parents. The data analysis technique utilizes a qualitative descriptive approach based on the results of observations and evaluations before and after the program implementation. The results of the activity indicate a significant increase in the understanding and skills of parents in operating artificial intelligence tools to design parenting patterns that align with current technological developments. Parents are actively able to filter digital information and create an interactive environment that supports character building. The conclusion of this community service confirms that appropriate digital parenting transformation provides a positive impact in strengthening early childhood character, hence continuous mentoring programs are highly recommended to establish a resilient and adaptive family ecosystem.
PEMBELAJARAN DI LUAR KELAS: REFLEKSI TENTANG PENGEMBANGAN KETERAMPILAN AKADEMIK DAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA MELALUI KKL KOLABORATIF Yuanita Ardyanti; Anindya Faradila; Ayu Rahmawati; Nungki Restuningtyas; Istiroah Ida K; Fifi Arisanti
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.7669

Abstract

This study examines the role of out-of-class learning through collaborative Field Work Lectures (KKL) between Muhammadiyah University Ponorogo (UMPO) and PGRI University Semarang (UPGRIS) in developing students' academic and soft skills. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through student reflective notes, participatory observation, and documentation during the activities. The results of the study reveal that collaborative KKL creates meaningful learning experiences through direct interaction with the realities in the field. These activities not only deepen academic competence in their respective fields of study, but also significantly hone soft skills. Students showed real progress in communication skills, teamwork, adaptability, and critical reflection. Active involvement in various academic tasks and social interactions during KKL increased self-awareness, discipline, and analytical thinking skills. The systematic reflection process was key in helping students build a bridge between the theory learned in the classroom and the complexity of real-life situations in the field. Thus, the study concluded that learning outside the classroom through the collaborative KKL model is an effective pedagogy. This model successfully combines empirical experience with deep reflection, thereby supporting the holistic development of students' capacities, preparing them not only intellectually but also socially and personally to face challenges in the professional world. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji peran pembelajaran di luar kelas melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kolaboratif antara Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) dan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dalam mengembangkan keterampilan akademik dan sosial  mahasiswa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui catatan reflektif mahasiswa, observasi partisipatif, dan dokumentasi selama kegiatan. Hasil penelitian mengungkap bahwa KKL kolaboratif menciptakan pengalaman belajar yang bermakna melalui interaksi langsung dengan realitas lapangan. Aktivitas ini tidak hanya memperdalam kompetensi akademik sesuai bidang ilmu, tetapi juga secara signifikan mengasah keterampilan sosial . Mahasiswa menunjukkan perkembangan nyata dalam kemampuan komunikasi, kerja sama tim, adaptabilitas, dan refleksi kritis. Keterlibatan aktif dalam berbagai tugas akademik dan interaksi sosial selama KKL meningkatkan kesadaran diri, kedisiplinan, serta kemampuan berpikir analitis. Proses refleksi yang sistematis menjadi kunci dalam membantu mahasiswa membangun jembatan antara teori yang diperoleh di ruang kelas dengan kompleksitas situasi nyata di lapangan. Dengan demikian, penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran di luar kelas melalui model KKL kolaboratif merupakan sebuah pedagogi yang efektif. Model ini berhasil memadukan pengalaman empiris dengan perenungan mendalam, sehingga mampu mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa secara holistik, menyiapkan mereka tidak hanya secara intelektual tetapi juga secara sosial dan personal untuk menghadapi tantangan di dunia profesional..