Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL MITIGASI TANGGUH BENCANA PADA KAWASAN RAWAN BANJIR: DESAIN TEKNOLOGI PENJERNIHAN AIR SEDERHANA MELALUI KEMITRAAN DENGAN DINAS PERKIM MUARO JAMBI DI DESA PEMATANG JERING, KABUPATEN, MUARO JAMBI Chindy Mauliza Duana; Hadistya Suryadi; Oki Alfernando; Rara Ayu Lestari; Rosmayati Sipayung; Ra’ida Raudhatussya’rifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.%p

Abstract

Provinsi Jambi memiliki karakteristik geografis dataran rendah yang sangat rentan terhadap bencana banjir, khususnya di wilayah seperti Desa Pematang Jering, Kabupaten Muaro Jambi, yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. Banjir yang melanda daerah tersebut menyebabkan kontaminasi pada sumber air warga (sumur dan kolam) oleh lumpur dan limbah, sehingga berdampak terhadap akses air bersih dan sanitasi yang layak. Situasi kritis ini mendorong tim dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Jambi untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kapasitas masyarakat terhadap mitigasi bencana banjir, dengan fokus spesifik pada penyediaan air bersih pasca bencana. Metode yang digunakan adalah penyuluhan desain teknologi penjernih air sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri oleh warga. Sosialisasi mencakup dua jenis design filtrasi air: (1) filtrasi sederhana menggunakan material seperti pasir, kerikil, dan ijuk; dan (2) filtrasi menggunakan teknologi moderen dengan karbon aktif dan pasir silika. Program ini, yang merupakan bentuk sinergi akademisi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (PERKIM) Kabupaten Muaro Jambi, berfokus pada pelatihan praktis untuk menjamin ketersediaan air minum dan sanitasi darurat. Diharapkan model mitigasi tangguh bencana ini dapat mengatasi masalah air bersih dan menjadikan masyarakat lebih mandiri dalam menjaga kualitas air yang digunakan sehari-hari serta meminimalisir dampak kesehatan dan kerugian sosial yang timbul akibat bencana banjir.
HUMIC ACID FILTRATION EFFICIENCY OF POLYPROPYLENE-BASED ULTRAFILTRATION MEMBRANES Sri Mundarti; Rahma Amalia; Rara Ayu Lestari; Nita Widyastuti
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 4 (2025): October| INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i4.13443

Abstract

Polypropylene (PP) membranes exhibit advantageous characteristics for filtration processes, including chemical resistance, thermal stability, hydrophobicity, low cost, and mechanical durability, making them well-suited for long-term applications in water treatment, particularly for removing organic compounds. This study aims to evaluate the performance of hollow fiber PP membranes in the ultrafiltration of humic acid solutions, serving as a model organic contaminant. The experimental setup involved filtering a 15 mg/L humic acid solution in demineralized water at 1 bar for 120 minutes. Performance evaluation focused on three parameters: pure water flux, humic acid permeate flux, and rejection efficiency. The initial pure water flux reached 72 L/m²·h, decreasing to approximately 57 L/m²·h within the first 20 minutes, indicating membrane compaction. The humic acid permeate flux declined from 42 to 33 L/m²·h, attributed to fouling caused by physical and chemical interactions between humic acid and the PP membrane surface. Rejection efficiency dropped from an initial 90% to 75% by the end of the process. The observed performance degradation was linked to adsorption, pore blocking, and concentration polarization. Despite their structural advantages, PP membranes are prone to organic fouling; therefore, surface modification and feedwater pretreatment are recommended to optimize long-term performance.