ABSTRACT Stunting remains a major public health problem that affects children's growth and development and is closely related to maternal health conditions and pregnancy preparedness. The development of digital technology creates opportunities for innovative health education through digital storytelling approaches to improve reproductive health literacy and pregnancy planning awareness. This study aimed to analyze the effect of digital storytelling-based education about pregnancy planning on reducing the risk of stunting based on literature review studies. This study used a literature review method with a descriptive analytic approach. Article searches were conducted through Google Scholar and PubMed databases using keywords related to digital education, storytelling, pregnancy planning, and stunting. The selected articles were Indonesian and English full-text scientific articles published during 2022–2026. The review process resulted in 19 articles that met the inclusion criteria and were analyzed narratively. The findings showed that digital education effectively improved reproductive health knowledge, attitudes, and preventive behavior among adolescents and women of reproductive age. Storytelling approaches enhanced participants’ understanding and emotional engagement in receiving health information. Pregnancy planning, maternal nutritional status, prenatal care, and preconception mentoring were found to contribute to stunting prevention efforts. The integration of digital education and storytelling demonstrated potential as an innovative strategy for maternal health promotion and stunting prevention. Digital storytelling-based education has the potential to improve understanding of pregnancy planning and support stunting prevention through increased reproductive health literacy and maternal readiness before pregnancy. Keywords: Digital Education, Storytelling, Pregnancy Planning, Stunting, Maternal Health. ABSTRAK Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak serta berkaitan erat dengan kondisi kesehatan ibu dan kesiapan kehamilan. Perkembangan teknologi digital membuka peluang inovasi edukasi kesehatan melalui pendekatan storytelling digital untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan kesadaran perencanaan kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi digital berbasis storytelling tentang perencanaan kehamilan terhadap penurunan risiko stunting berdasarkan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif analitik. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan edukasi digital, storytelling, perencanaan kehamilan, dan stunting. Artikel yang dipilih merupakan artikel ilmiah full text berbahasa Indonesia dan Inggris yang dipublikasikan pada tahun 2022–2026. Hasil seleksi literatur memperoleh 19 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi digital efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap, dan perilaku preventif pada remaja maupun wanita usia subur. Pendekatan storytelling mampu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan emosional peserta dalam menerima informasi kesehatan. Perencanaan kehamilan, status gizi maternal, pelayanan prenatal, dan pendampingan pra-konsepsi terbukti berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting. Integrasi edukasi digital dan storytelling memiliki potensi sebagai strategi inovatif dalam promosi kesehatan maternal dan pencegahan stunting. Edukasi digital berbasis storytelling berpotensi meningkatkan pemahaman mengenai perencanaan kehamilan serta mendukung upaya pencegahan stunting melalui peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan kesiapan maternal sebelum kehamilan. Kata Kunci: Edukasi Digital, Storytelling, Perencanaan Kehamilan, Stunting, Kesehatan Maternal.