Kehamilan risiko tinggi masih menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematianibu. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dimasyarakat, namun keterbatasan pengetahuan, sikap, dan minat kader dapat menghambat pelaksanaannya. Salahsatu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran kader adalah melalui pemanfaatan Kartu SkorPoedji Rochjati (KSPR) sebagai alat bantu skrining kehamilan risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui efektivitas pemberian KSPR terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan minat kader dalamdeteksi dini kehamilan risiko tinggi di wilayah Desa Cipancar. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimendengan pendekatan pretest posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 kader kesehatan yangdibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 28 responden dengan tekniktotal sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan minat. Analisis data dilakukansecara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sebelum intervensi seluruh kader pada kedua kelompok memiliki pengetahuan kurang dan minat negatif.Setelah pemberian KSPR, kelompok intervensi mengalami peningkatan yang signifikan pada pengetahuan,sikap, dan minat dengan nilai p = 0,0001. Hasil uji perbandingan antar kelompok menunjukkan bahwapeningkatan pada kelompok intervensi secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p =0,0001). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian KSPR efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, danminat kader dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi, sehingga direkomendasikan sebagai mediapendukung pemberdayaan kader kesehatan di masyarakat.