Tia Nuraeni
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI AI SEBAGAI MEDIA BELAJAR ORANG DEWASA: ANALISIS STUDI KASUS PADA MAHASISWA Nurhaliza Shani; Tia Nuraeni; Rika Nurfadilla; Nunung Safitri Bala; Revita Yanuarsari
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran orang dewasa di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi AI sebagai media belajar orang dewasa melalui studi kasus pada mahasiswa Universitas Islam Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring dan angket terhadap mahasiswa dari berbagai program studi dan semester yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden telah memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran, terutama untuk memahami materi perkuliahan, merangkum bahan ajar, mencari referensi, menerjemahkan teks, serta membantu penyusunan tugas akademik. AI dinilai mampu meningkatkan fleksibilitas, kemandirian, dan efisiensi belajar mahasiswa. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kendala berupa keterbatasan akurasi informasi, perlunya verifikasi sumber, serta potensi ketergantungan apabila AI digunakan secara berlebihan. Mahasiswa memandang AI sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran dosen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan AI sebagai media belajar orang dewasa sangat bermanfaat apabila digunakan secara bijak, kritis, dan dikombinasikan dengan peran dosen serta sumber belajar akademik lainnya.
Peran Interactive Flat Panel (IFP) dalam Meningkatkan Pengenalan Huruf Hijaiyah pada Anak Usia Dini Tia Nuraeni; Fadila Rahma Ghoer
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1501

Abstract

Pengenalan huruf hijaiyah merupakan kemampuan dasar yang perlu dikembangkan sejak usia dini sebagai bekal awal anak dalam membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi awal, perencanaan, pelaksanaan, dan hasil penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) dalam meningkatkan pengenalan huruf hijaiyah pada anak usia 5–6 tahun di TK Nurul Iman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas B dan 9 anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan Interactive Flat Panel (IFP), pembelajaran masih menggunakan media konvensional berupa buku ‘Iqra’. Kemampuan mengenali dan menyebutkan huruf hijaiyah memperoleh persentase rata-rata 66,67% dengan kategori Cukup Baik, sedangkan kemampuan membedakan bentuk dan bunyi huruf hijaiyah memperoleh persentase rata-rata 55,56% dengan kategori Kurang Baik berdasarkan klasifikasi Arikunto. Selanjutnya, Interactive Flat Panel (IFP) diintegrasikan ke dalam RPPH dan dilaksanakan setiap hari Jumat melalui permainan interaktif, seperti mencocokkan, mencari, menyusun, dan menebalkan huruf hijaiyah. Hasil penggunaan menunjukkan 7 dari 9 anak (77,78%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB), sedangkan 2 anak (22,22%) berada pada kategori Mulai Berkembang (MB). Persentase 77,78% termasuk kategori Sangat Baik, sehingga menunjukkan bahwa Interactive Flat Panel (IFP) berperan efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenali, membedakan bentuk, menyebutkan, dan membedakan bunyi huruf hijaiyah serta meningkatkan minat dan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran.