Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL Ela Tunggal Witiastuti; Revita Yanuarsari; Fadila Rahma Ghoer
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): EDUCHILD DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah untuk mengungkap data tentang kondisi awal, pelaksanaan, evaluasi hasil dan tindak lanjut Pembelajaran Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Media Audio Visual di Paud As-Sidiq di Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan. Landasan teori dalam penelitian ini, peneliti merujuk kepada beberapa konsep yaitu: konsep Pendidikan Anak Usia Dini, konsep pembelajaran, karakter dan konsep media audio visual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa perencanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini dengan menggunakan audio visual mengacu pada rencana kegiatan harian, pelaksanaan penggunaan media audio visual dilakukan melalui tontonan film guna mengembangkan karakter anak usia dini. Media audio visual adalah salah satu alternatife untuk mengembangkan karakter anak usia dini, hasil yang didapat bahwa karakter anak menigkat pada aspek tanggungjawab, mandiri dan displin, tindak lanjut yang dilakukan oleh guru adalah pemberian tugas terhadap anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Proses belajar dan pembelajaran yang dilakukan oleh Kober As-Shidiq kepada para guru yaitu dengan menerapkan media pembeljaran audio visual melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan belajar melalui tontonan film dan hasilnya bahwa karakter anak meningkat pada aspek kemandirian, tanggung jawab dan disiplin. Kata Kunci: karakter, audio visual, anak usia dini,   
Pengembangan Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik Hastuti Hastuti; Giatman Giatman; Mukhlidi Muskhir; Hansi Effendi; Fadila Rahma Ghoer
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4300

Abstract

Materi-materi pembelajaran yang abstrak dan sulit dimengerti oleh peserta didik memerlukan media pembelajaran, yakni dengan multimedia interaktif yang menyajikan materi abstrak secara konkrit. Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk menguji validitas, praktikalitas, dan efektifitas multimedia interaktif pada pembelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik (MRL). Jenis penelitian yang diimplementasikan adalah penelitian pengembangan 4D, yang terdiri dari 4 tahap yakni: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Validitas multimedia interaktif diuji oleh tiga validator, sedangkan 31 responden untuk menentukan praktikalitasnya. Uji efektifitas dilakukan untuk menentukan ketuntasan belajar secara klasikal setelah penggunaan media, dengan melakukan posttest. Penelitian ini menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif untuk pembelajaran MRL yang valid, praktis dan efektif. Rata-rata validitas adalah 90,10% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas dengan tingkat kepraktisan secara keseluruhan sebesar 88,37%, dengan kategori praktis. Efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh dari tingkat ketuntasan klasikal siswa yaitu 89,65%. Dengan demikian, multimedia interaktif yang dikembangkan sudah dapat digunakan untuk pembelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik.
Pengembangan Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik Hastuti Hastuti; Giatman Giatman; Mukhlidi Muskhir; Hansi Effendi; Fadila Rahma Ghoer
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4300

Abstract

Materi-materi pembelajaran yang abstrak dan sulit dimengerti oleh peserta didik memerlukan media pembelajaran, yakni dengan multimedia interaktif yang menyajikan materi abstrak secara konkrit. Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk menguji validitas, praktikalitas, dan efektifitas multimedia interaktif pada pembelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik (MRL). Jenis penelitian yang diimplementasikan adalah penelitian pengembangan 4D, yang terdiri dari 4 tahap yakni: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Validitas multimedia interaktif diuji oleh tiga validator, sedangkan 31 responden untuk menentukan praktikalitasnya. Uji efektifitas dilakukan untuk menentukan ketuntasan belajar secara klasikal setelah penggunaan media, dengan melakukan posttest. Penelitian ini menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif untuk pembelajaran MRL yang valid, praktis dan efektif. Rata-rata validitas adalah 90,10% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas dengan tingkat kepraktisan secara keseluruhan sebesar 88,37%, dengan kategori praktis. Efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh dari tingkat ketuntasan klasikal siswa yaitu 89,65%. Dengan demikian, multimedia interaktif yang dikembangkan sudah dapat digunakan untuk pembelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik.
Inovasi Industri Kreatif Kolotik Melalui Kolaborasi Harmoni Nusantara di Bale Budaya Dayak Putra Galuh Ciamis Arif Firmansyah Arif Firmansyah; Lilis Suwandari; Fadila Rahma Ghoer; Ima Nurhikmah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7557

Abstract

Sanggar Bale Budaya Daya Putra Galuh Ciamis merupakan sanggar budaya dan kesenian yang berfokus pada pengembangan inovasi industri kreatif kolotik. Kolotik adalah alat musik tradisional yang berasal dari Kolotok atau identitas yang terpasang di bagian leher sapi maupun kerbau, dan saat ini berinovasi menjadi Kolotik yang digunakan sebagai alat musik yang dimainkan dengan cara digoyangkan dengan bentuk mirip seperti lonceng. Melestrarikan dan menciptakan musik Kolotik ternyata mengalami hambatan, yaitu keterbatasan sumber daya manusia dan keterampilan teknis. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat membuat solusi pengembangan inovasi alat musik kolotik yang yang berkolaborasi dengan alat musik lain dan dapat menghasilkan nada dinamai Harmoni Nusantara. Tujuan dari kolaborasi ini menjadi terobosan baru dalam dunia seni, khususnya musik. Menggabungkan kesenian tradisional alat musik kolotik menjadi Harmoni Nusantara akan menciptakan pagelaran baru yang menarik, dengan menggabungkan tradisi dan inovasi yang membuat lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan. Selain itu, akan digelar pelatihan produksi alat musik kolotik oleh pengrajin lokal menjadi bagian penting dari program ini. Dengan memberdayakan masyarakat desa yang menjadi mitra sasaran, program ini tidak hanya berfokus pada inovasi musik tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal. Para pengrajin akan mendapatkan pelatihan dan dukungan untuk memproduksi alat musik berkualitas, yang nantinya dapat dipasarkan lebih luas. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui keterampilan dan peluang kerja baru. Metode pendekatan yang dilakukan guna menyelesaikan persoalan dengan cara partisipatif, tim pengabdian masyarakat melibatkan masyarakat aktif dalam setiap tahap program, dimulai dari perencanaan hingga evaluasi.