Peningkatan kualitas pendidikan abad ke-21 menuntut guru mampu merancang pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Salah satu pendekatan yang mendukung tuntutan tersebut adalah Deep Learning, yaitu pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, berpikir kritis, refleksi, dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata. Namun, implementasi Deep Learning masih menghadapi tantangan karena keterbatasan pemahaman dan pengalaman praktis guru dalam menerapkannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pedagogis guru Bahasa Inggris dalam menerapkan Deep Learning di Papua Selatan. Kegiatan dilaksanakan melalui Deep Learning Training and Workshop (DLTW) pada tanggal 28 Juli dan 1 Agustus 2025 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Musamus, Merauke, dengan melibatkan 4 fasilitator dari kalangan dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan 13 guru Bahasa Inggris jenjang SMA sederajat. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, workshop penyusunan perangkat pembelajaran, dan praktik microteaching. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta analisis produk pembelajaran berupa ATP, modul ajar, dan RPP. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari skor rata-rata 67,92 pada pre-test menjadi 78,23 pada post-test dengan peningkatan sebesar 10,31 poin. Peserta juga mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip Deep Learning. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam memperkuat kompetensi pedagogis guru Bahasa Inggris dan mendukung implementasi pembelajaran yang lebih bermakna di Papua Selatan.