Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT HIPERTENSI DI KELURAHAN PULO BRAYAN DARAT I KECAMATAN MEDAN TIMUR Yuni Shanti Ritonga; Paskah Rina Situmorang; Bernita Silalahi; Natalina L B Rumapea; Eva Sri Dewi
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2235

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang berada di atas batas normal. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada organ tubuh seperti jantung, otak, ginjal, mata, dan pembuluh darah perifer. Namun, masih banyak penderita hipertensi yang belum rutin menjalani pengobatan untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai upaya pencegahan dan pengobatan hipertensi. Sebelum penyuluhan dilakukan, tim terlebih dahulu mengukur tingkat pengetahuan masyarakat melalui pre-test. Setelah pemberian materi edukasi, dilakukan kembali evaluasi melalui post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman peserta.Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, pada tanggal 29 Februari 2026 dengan melibatkan 30 masyarakat penderita hipertensi sebagai peserta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam mencegah serta mengelola penyakit hipertensi. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyampaian materi dan pembagian leaflet mengenai pencegahan serta pengobatan hipertensi. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan tenaga kesehatan yang berpengalaman di bidangnya.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pencegahan dan pengobatan hipertensi hingga mencapai 80%. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat terus memberikan edukasi secara berkala agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengendalian hipertensi sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat.