Baiq Risma Fatmayanti
Program Studi Farmasi, Fakultas Kesehatan, Universitas Hamzanwadi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Promosi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang danFungsional Untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Masbagik Timur Baiq Risma Fatmayanti; Leny Ramadhan; Muhlisun Azim; Arief Rafsanjani; Yuyun Febriani; Jeli Marlita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.836

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Masbagik Timur, Lombok Timur, yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Kegiatan promosi pangan beragam, bergizi, seimbang dan fungsional (B2SF) sebelumnya telah dilakukan, namun untuk bisa menjaga pengetahuan masyarakat, maka perlu dilakukan kegiatan peningkatan pengetahuan secara berkala. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pangan B2SF dalam menurunkan risiko stunting. Metode kegiatan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan sosialisasi yang disertai pretest dan posttest, serta pemberian makanan tambahan (PMT) seperti susu, telur, dan camilan berbahan lokal (tepung mokaf, jagung, dan lebui). Kegiatan promosi dilakukan terhadap masyarakat usia produktif dengan mayoritas pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan baik mengenai stunting (86%), pentingnya ASI eksklusif (94%), dan ciri-ciri anak stunting (85%). Nilai rata-rata pretest dan posttest masing-masing 9,43 dan 9,44 berturut-turut. Nilai signifikansi terkait perbedaan nilai pretest dan posttest menunjukkan hasil yang tidak berbeda signifikan (p=0,802). Hal tersebut menandakan bahwa pengetahuan masyarakat sudah tinggi baik sebelum dan setelah kegiatan promosi dilakukan. Kesimpulannya, promosi pangan B2SF telah berhasil dilaksanakan di Desa Masbagik Timur. Selanjutnya, disarankan pembentukan kelompok belajar masyarakat melalui kader posyandu untuk memperkuat pemahaman dan penerapan pangan B2SF untuk mencegah stunting dapat terjaga secara berkelanjutan.
Sosialisasi Pemilihan Dan Penggunaan Kosmetik di Kalangan Siswi MA Mu’alimat Pancor, Lombok Timur Leny Ramadhan; Baiq Risma Fatmayanti; Yuyun Febriani; Arief Rafsanjani; Muhlisun Azim
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.904

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di MA Mu’alimat Pancor, Lombok Timur. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan kesadaran Siswi MA Mu’alimat mengenai pemilihan dan penggunaan kosmetik yang aman. Fenomena meningkatnya penggunaan kosmetik dikalangan remaja putri  seringkali tidak diimbagi dengan pemahamanan terhadap keamanan produk dan tampak pengunaan bahan berbahaya. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui metode penyuluhan interaktif  meliputi, observasi awal, diskusi, penyusunan materi dan kuesioner, koordinasi dan perizinan dengan pihak sekolah serta pelaksanaan kegiatan disertai pretest dan posttest dan selanjutnya data di analisis dengan SPSS (Uji Wilcoxon). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswi setelah diberikan edukasi. Pada aspek pemilihan kosmetik diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 (p<0,05), sedangkan pada aspek penggunaan kosmetik diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,039 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi terkait pemilihan dan penggunaan kosmetik yang aman. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan siswi MA Mu’alimat Pancor mengenai kosmetik aman.. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membantu remaja lebih bijak dalam memilih dan menggunakan produk kosmetik sehingga terhindar dari penggunaan produk yang berisiko bagi kesehatan.