Muhammad Hasan Izzurrahman
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Model Pembelajaran Project Citizen Pelatihan Pembelajaran Inovatif di STKIP Budidaya Binjai Halking Halking; Parlaungan G. Siahaan; Chandra Fhutu Neva; Muhammad Hasan Izzurrahman; Andry Anshari; M.Iqbal; Nova Ritonga
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6892

Abstract

Kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dominasi metode pembelajaran konvensional yang menyebabkan rendahnya partisipasi dan minat belajar mahasiswa. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Program Studi PPKn STKIP Budidaya Binjai, di mana dosen masih memiliki keterbatasan dalam menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui workshop dan pendampingan model pembelajaran Project Citizen. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, workshop, pelatihan, pendampingan implementasi, monitoring, dan evaluasi. Project Citizen diperkenalkan sebagai model pembelajaran berbasis masalah yang mendorong peserta untuk mengidentifikasi masalah publik, mengumpulkan informasi, menyusun portofolio, serta merumuskan solusi kebijakan yang relevan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan tahapan Project Citizen serta meningkatnya kemampuan dalam merancang pembelajaran yang lebih inovatif, partisipatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kerja sama kelembagaan antara Universitas Negeri Medan dan STKIP Budidaya Binjai dalam pengembangan mutu pendidikan. Implementasi Project Citizen berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, partisipasi sosial, dan karakter kewarganegaraan mahasiswa. Oleh karena itu, model pembelajaran ini layak dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PPKn di perguruan tinggi.
PARTICIPATING IN MAINTAINING WORLD PEACE: THE DEPLOYMENT OF KONTINGEN GARUDA I TO EGYPT IN 1957: Ikut Serta Menjaga Ketertiban Dunia: Pengiriman Kontingen Garuda I ke Mesir 1957 Omar Mohtar; Muhammad Hasan Izzurrahman
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 2 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i2.6531

Abstract

This study explains the reasons behind the deployment of the Kontingen Garuda I to Egypt and the tasks carried out during their mission from January to September 1957. The research uses the historical method, which includes several steps such as topic selection, heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. In this study, the author uses primary sources such as newspapers and publications from the Ministry of Information of the Republic of Indonesia that are relevant to the research theme. Based on the analysis of several primary sources, the deployment was motivated by the escalating tensions between Egypt and France, the United Kingdom, and Israel during the Suez Crisis. The dispatch of Kontingen Garuda I represented Indonesia’s free and active foreign policy as well as its effort to participate in maintaining world peace. While in Egypt, the Kontingen Garuda I was assigned to maintain security along the Egypt–Israel border and to repair roads and infrastructure in their area of operation.