Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn di SD Ibrahim No.060874 Dewi Romantika Tinambunan; Esra Natasya Br Sitepu; Putri Widia Ningsih; Jahya Adiputra Simbolon; Sri Yunita; Chandra Fhutu Neva
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4348

Abstract

Teknik dan strategi guru dalam mengajar diperlukaan untuk memacu minat siswa dalam belajar, khususnya untuk materi dan pembahasan PPKn tingkat dasar. Mata pelajaran PPKn pada kelas 2 SD belum terpisah dari mata pelajaran lainnya dan masih dirangkum di dalam mata pelajaran Tematik. Pembelajaran PPKn di desain khusus untuk mempelajari moral, etika, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaan pembelajaran masih menggunakan system yang lama dan belum menggunakan alat-alat teknologi sebagai alat bantu belajar yang menarik bagi anak. Namun, Guru melakukan pendekatan secara psikologis kepada siswa untuk memenuhi kebutuhan belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan data berupa wawancara terhadap guru bidang studi. Laporan ini menghasilkan pemahaman tentang bagaimana peran dan Teknik dari guru PPKn dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran ppkn di sd Ibrahim no.060874 di SD Ibrahim no.060874.
Pendampingan Model Pembelajaran Project Citizen Pelatihan Pembelajaran Inovatif di STKIP Budidaya Binjai Halking Halking; Parlaungan G. Siahaan; Chandra Fhutu Neva; Muhammad Hasan Izzurrahman; Andry Anshari; M.Iqbal; Nova Ritonga
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6892

Abstract

Kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dominasi metode pembelajaran konvensional yang menyebabkan rendahnya partisipasi dan minat belajar mahasiswa. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Program Studi PPKn STKIP Budidaya Binjai, di mana dosen masih memiliki keterbatasan dalam menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui workshop dan pendampingan model pembelajaran Project Citizen. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, workshop, pelatihan, pendampingan implementasi, monitoring, dan evaluasi. Project Citizen diperkenalkan sebagai model pembelajaran berbasis masalah yang mendorong peserta untuk mengidentifikasi masalah publik, mengumpulkan informasi, menyusun portofolio, serta merumuskan solusi kebijakan yang relevan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan tahapan Project Citizen serta meningkatnya kemampuan dalam merancang pembelajaran yang lebih inovatif, partisipatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kerja sama kelembagaan antara Universitas Negeri Medan dan STKIP Budidaya Binjai dalam pengembangan mutu pendidikan. Implementasi Project Citizen berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, partisipasi sosial, dan karakter kewarganegaraan mahasiswa. Oleh karena itu, model pembelajaran ini layak dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PPKn di perguruan tinggi.
Peran Digital Citizen dalam Menangkal Disinformasi: Studi Kasus Penyebaran Hoaks di Media Sosial Endang Isnawati; Alvin Putra Hariando Manik; Brent Hizkia Padang; Olivia Hana Putri Nababan; Rupma Riana Saragih; Susi Krisdayanti Marbun; Sri Yunita; Chandra Fhutu Neva
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v4i4.7069

Abstract

The development of social media has provided people with easier access to obtain and disseminate information, but it has also created challenges through the increasing spread of hoaxes and disinformation. This condition demonstrates the importance of strengthening digital citizenship so that people are able to use digital spaces critically, ethically, and responsibly. This study aims to analyze the role of digital citizens in countering disinformation, identify the patterns and factors contributing to the spread of hoaxes on social media, and examine strategies for building community resilience against false information. This study employs a library research method with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from relevant literature, including books, scientific journal articles, previous research findings, and academic documents, which were analyzed through selection, classification, comparison, and interpretation. The findings indicate that digital citizens play an important role in countering hoaxes through information verification, source credibility assessment, clarification, reporting false content, and ethical communication in digital spaces. The spread of hoaxes is influenced by low levels of digital literacy, social media algorithms, trust in social networks, political and economic interests, and confirmation bias. Strengthening digital literacy, critical thinking skills, and digital citizenship is therefore essential for building a more resilient society against disinformation.