Mukti Widayati
Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dimensions of Religiosity, Mutual Cooperation, Independence, and Creativity: The Relevance of Character Education in the Novel An Episode Wahyuni; Mukti Widayati; Suwarto
Journal of Education Action Reseach Vol 10 No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v10i1.102482

Abstract

The education paradigm in the global era reveals gaps in the implementation of character education, especially in line with the Pancasila Student Profile (PPP). This study aims to analyze the dimensions of the Pancasila Student Profile reflected in the novel Sebuah Episode by Hanum Safnas. This research is a descriptive qualitative type based on content analysis. The data are in the form of quotations (words, groups of words, or paragraphs) in the text that describe the dimensions of the Pancasila Student Profile. The data source in this study is the novel Seorang Episode. Data collection was conducted using library research methods. Sampling used a purposive technique. Data validity testing used source and theory triangulation. The data analysis techniques used were content analysis and interactive techniques. The results of the study show that the Pancasila Student Profile, faithful and devoted to God Almighty, and noble character, is represented by characters who uphold the value of religiosity. Cooperation is shown through the characters' efforts to alleviate the burdens their friends face. Independence is a role model for Pancasila students, realized through efforts to utilize time and potential, critical reasoning, and creativity, based on the persistence of the characters in proving that friendship passes many tests and must be resolved with effective solutions. This study concludes that the novel is relevant to support student character education. The implications of this study show the consistency of Pancasila students in developing all academic and non-academic potential through the representation of character education in the novel An Episode.
A Model of Fiction Text Teaching Materials Based on Local Wisdom as an Effort to Improve Reading Literacy in Elementary Schools Sularno; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Action Reseach Vol 10 No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v10i1.103353

Abstract

Teaching materials for learning to read fictional texts in elementary schools have not yet demonstrated how to construct phenomena in everyday life that embody local wisdom. This study aims to analyze the need for developing teaching materials for fictional texts based on local wisdom in reading instruction, test their feasibility and effectiveness in elementary schools worldwide, and evaluate their impact on student learning. The method used is Research and Development (R&D). The selected elementary schools are located in different areas and serve grade IV, with 61 students as subjects in this study. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews, then analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that teaching materials for fictional texts based on local wisdom were considered highly feasible, with scores of 88 from the validator, 92 from material and language experts, and 96 from media experts. A limited trial yielded an average student score of 85, which increased to 89.3 in a large-scale trial. These results are supported by statistical testing using a one-way ANOVA, which yielded a p-value of 0.036. Based on the study's results, it was concluded that teaching materials for fictional texts were developed by applying attractive visual design principles, in accordance with learners' background needs in reading. The implications include students' interest in understanding real phenomena through local wisdom, practical and systematic grammar, and the integration of local culture.
Bahan Ajar Literasi Berbasis Canva untuk Pembelajaran Keterampilan Membaca pada Anak Usia Dini Naim Hidayaturrohmah; Mukti Widayati; Suwarto Suwarto
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.93589

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan anak saat mengenal huruf dan bunyi. Masih banyak anak yang belum mampu mengenali huruf-huruf dan suara, sehingga mempengaruhi proses belajar membaca mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar literasi berbasis canva dan menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar literasi berbasis Canva guna meningkatkan keterampilan membaca anak usia dini. Metode penelitian R&D menggunakan model Borg and Gall. Sumber data yang dilibatkan antara lain guru, siswa, serta ahli media dan materi untuk validasi serta pengujian keefektifan produk. Metode pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner. Dilanjutkan dengan analisis data melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bahan ajar yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, dengan perolehan skor validasi media sebesar 86,90% dan materi 82,62%. Setelah revisi, produk diujicobakan pada skala mikro dan makro dengan menghasilkan kepraktisan yang sangat tinggi (95,68% untuk guru dan 81,20% untuk siswa pada uji coba skala mikro serta 94,86% untuk guru dan 84,78% untuk siswa pada uji coba skala makro). Berdasarkan penelitian, mengindikasikan bahwa bahan ajar literasi berbasis Canva berbentuk flipbook Heyzine memiliki kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan sangat baik. Oleh karena itu, bahan ajar tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar bagi anak usia dini.
Optimalisasi Pembelajaran Menulis Narasi Melalui Bahan Ajar Cerita Bergambar untuk Siswa Sekolah Dasar Tri Mulyani; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.93692

Abstract

Menulis merupakan kemampuan sering dianggap sulit terutama bagi pembaca yang memiliki minat rendah. Hal ini menyebabkan banyak siswa yang memiliki keterampilan menulis yang rendah. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar cerita bergambar untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu ahli media dan materi pembelajaran, serta uji kepraktisan dilakukan oleh guru. Subjek uji coba yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 45 siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket atau kuesioner, observasi atau pengamatan dan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner dan soal tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang diberikan oleh ahli media mendapatkan hasil 87,80% (sangat layak) dan ahli materi mendapatkan hasil 83,58% (sangat layak). Secara keseluruhan, hasil validasi dari para ahli mencapai 85,69% (sangat layak). Hasil uji coba skala kecil pada siswa yaitu 81,20% (sangat praktis) dan uji coba lapangan 83,56% (sangat praktis). Hasil uji keefektifan menunjukan peningkatan. Disimpulkan bahwa bahan ajar cerita bergambar layak digunakan dalam pembelajaran dan meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Pembelajaran Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Video Animasi Sami Hastuti; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98584

Abstract

Keterampilan berbicara anak usia dini masih menghadapi kendala pada aspek fonologi dan morfologi yang belum terintegrasi secara menyeluruh dalam pembelajaran. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya pemahaman anak dalam melafalkan bunyi bahasa sesuai kaidah kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran keterampilan berbicara anak usia dini dengan mengidentifikasi capaian hasil belajar, mengevaluasi hambatan yang muncul, serta merumuskan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas seorang guru dan 20 anak usia dini sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi, pedoman wawancara, dan format analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan berbicara berbasis audiovisual mampu meningkatkan pemahaman anak dalam mengklasifikasikan fonem dan morfem sebagai unsur pembentuk bahasa. Simpulan penelitian menegaskan bahwa media animasi dapat menjadi solusi efektif dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini serta memperkuat peran guru dalam mendukung pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan media audiovisual dapat menjadi strategi inovatif untuk membentuk generasi yang adaptif dan unggul di era globalisasi.