Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis aktivitas pembelajaran biologi pada Google Classroom di masa pandemi Covid-19 Arista Indah Anggraini; Suwarto Suwarto; Dudy Iskandar
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v6i2.6763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis aktivitas pembelajaran biologi pada materi virus berbasis daring (melalui aplikasi Google Clasroom) di masa Pandemic Covid-19 pada siswa kelas X IPS 3 di SMA N 1 TAWANGSARI. Jenis penelitian menggunakan kualitatif deskripstif, karena penulis tidak membuktikan ataupun menolak hipotesis yang dibuat sebelum penulisan tetapi dalam mengolah data dan menganalisis suatu masalah secara non numerik, metode pengambilan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan dokumentasi dalam melihat aktivitas pembelajaran biologi selama masa Pandemic Covid-19. Hasil penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perencanaan aktivitas pembelajaran, proses pembelajaran dan penilaian aktivitas pembelajaran selama masa Pandemic Covid-19.
Persepsi siswa terhadap pembelajaran klasifikasi organisme berbasis daring Dwi Haryanti; Suwarto Suwarto; Dudy Iskandar
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v6i2.6762

Abstract

Terjadinya pandemi Covid-19 di Indonesia, memaksa SMA N 1 Tawangsari untuk menerapkan pembelajaran daring secara intensif. Namun penerapan ini perlu evaluasi agar diketahui bentuk pembelajaran daring seperti apa yang diinginkan siswa. Tujuan penelitian dalam artikel ini adalah memahami persepsi siswa dalam mempelajari materi Klasifikasi organisme berdasarkan pembelajaran berbasis daring.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berdasarkan angket yang disebarkan kepada siswa. Hasil persepsi sebagian besar siswa menyatakan mendukung pembelajaran daring dengan e-learning dan setuju dengan kemudahan aksesibilitasnya, namun sangat rendah dari sisi kemudahan penggunaan, pemahaman materi, dan interaksi. Sehingga 65% menyatakan e-learning tidak menarik dibandingkan belajar tatap muka, 30% menyatakan masih menarik, dan sisanya ragu-ragu.
Analisis keefektifan pembelajaran online di masa pandemi pada siswa kelas X MIPA 6 SMA Negeri 1 Tawangsari Suwarto Suwarto; Noviana Rohmatin; Sri Yamsih
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 1 (2021): Jurna Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i1.7071

Abstract

Penelitian analisis keefektifan pembelajaran online ini dengan tujuan adalah mendapatkan informasi tentang keefektifitasan proses pembelajaran online dimasa pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan metode kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif. Dalam penelitian ini, responden yang berkaitan sebanyak 5 orang dari SMA Negeri 1 Tawangsari terdiri dari 5 murid. Untuk menjaga kerahasiaan identitas responden, peneliti memberi nama responden P1, P2, P3, P4, dan P5. Wawancara dilakukan terstruktur dengan pertanyaan yang disusun dan dikaitkan serta dikembangkan dengan literatur terkait. Hasil dari penelitian ini adalah kurang efektif nya pembelajaran online karena faktor kurangnya sarana dan prasarana serta ketidaksiapan edukasi teknologi.
Peningkatan Aktivitas dan hasil Belajar Biologi Melalui Problem Based Learning Pada Siswa Kelas Xl MIPA 1 SMA Negeri 1 Tawangsari Dita Nur Apsita; Tri Wiharti; Suwarto Suwarto
Journal of Biology Learning Vol 1, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/.v1i2.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi melalui model Problem  Based  Learning pada siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi, tes dan lembar observasi. Data hasil belajar diambil dengan menggunakan post test, dan aktivitas belajar diambil melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal dari 36 siswa yang mencapai ketuntasan adalah 14 siswa (40%),  siklus I  terjadi peningkatan yaitu 18 siswa (51%) mencapai ketuntasan, siklus II meningkat menjadi 25 siswa (70%) mencapai ketuntasan, siklus III meningkat menjadi  30 siswa (84%) mencapai  ketuntasan. Untuk aktivitas belajar siklus I, penilaian aspek afektif yaitu  (47,22%) dan aspek psikomotorik yaitu (44,44%) dengan kriteria rendah, siklus II  penilaian aspek afektif meningkat menjadi (69,44%) dan aspek psikomotorik (63,88%) dengan kriteria sedang dan siklus III aktivitas belajar dalam penilaian aspek afektif mencapai (83,33%) dan aspek psikomotorik (80,55%) dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Problem Based Learning
IMPROVING CREATIVITY AND LEARNING OUTCOMES OF HIGH SCHOOL STUDENTS BY IMPLEMENTING PROBLEM BASED LEARNING AND YOUTUBE Noviana Rohmatin; Suwarto Suwarto; Anwari Adi Nugroho
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 6, No 4 (2021): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v6i4.12095

Abstract

This study aims to increase creativity and learning outcomes of biology in class X MIPA State Senior High School with problem-based learning model in biology learning. This research is classroom action research carried out in 3 cycles, each cycle consisting of 4 stages; planning, implementing actions, observing, and reflecting. The subjects of this research were 36 students. The data in this study are creativity and student learning outcomes. Creativity data is measured by Mind Mapping observation sheets and cognitive learning outcomes data is measured by test questions at the end of each cycle, affective learning outcomes are measured by attitude assessment observation sheets, psychomotor learning outcomes are measured by skills observation sheets. Data on creativity and cognitive, affective and psychomotor learning outcomes were analyzed using the percentage technique and then described comparatively for each cycle. The results showed that there was an increase in creativity in the first cycle of 42%, the second cycle 55% and the third cycle 78%. While cognitive learning outcomes in cycle I 66%, cycle II 72% and cycle III 88%, affective learning outcomes in cycle I 41%, cycle II 63% and cycle III 74%, psychomotor learning outcomes in cycle I 36%, cycle II 50 %, cycle III 69%. The research data shows that the application of the Problem Based Learning model with YouTube can improve creativity and student learning outcomes. The increase in creativity occurred in cycle I to cycle II 13%, cycle II to cycle III 23%. Cognitive learning outcomes from cycle I to cycle II 6%, cycle II to cycle III 16%, affective learning outcomes from cycle I to cycle II 22%, cycle II to cycle III 11%, psychomotor learning outcomes from cycle I to cycle II 14 %, cycle II to cycle III 19%. PBL activities such as dealing with problems, analyzing and solving problems so as to make students creative in compiling works in the form of Mind Mapping and increasing cognitive, affective and psychomotor learning outcomes.
KARAKTERISTIK TES BIOLOGI KELAS 7 SEMESTER GASAL .Suwarto Suwarto
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 17, No 1: Februari, 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v17i1.2346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memaparkan tingkat kesulitan butir tes bilogi kelas 7 semester gasal, (2) memaparkan daya beda butir-butir tes biologi kelas 7 semester gasal, dan (3) mengetahui reliabilitas tes biologi kelas 7 semester gasal. Tes biologi kelas 7 semester gasal terdiri dari 100 butir soal dan diujicobakan pada200 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah program iteman versi 3.00. Hasil analisis menunjukan: (1) Tingkat kesulitan butir-butir tes biologi kelas 7 semester gasal berkisar 0,025 sampai 0,775. Tingkat kesulitan butir yang palingsulit adalah butir 30 dan tingkat kesulitan butir yang paling mudah adalah butir 75. Perbandingan persentase butir yang mudah: butir yang sedang: butir yang sulit adalah 26%:29%:45%, (2) Daya beda butir-butir tes biologi kelas 7 semester gasal berkisar -0,226 sampai 1,000. Daya beda yang paling rendah adalah butir 47 dandaya beda butir yang paling tinggi adalah butir 65 dan butir 66. Butir soal yang mempunyai daya beda butir jelek ada 18 butir. Butir soal yang mempunyai daya beda butir cukup ada 23 butir. Butir soal yang mempunyai daya beda butir baik ada 22 butir. Butir soal yang mempunyai daya beda butir sangat baik ada 37 butir, (3) Reliabilitas tes biologi kelas 7 semester gasal adalah 0,839.
Persepsi Siswa Kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Tawangsari terhadap Metode Pembelajaran Berbasis Online dimasa Pandemi Suwarto Suwarto; Sri Wahyuni; Sri Yamsih
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v15i1.7530

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the perceptions of students of class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Tawangsari towards online-based learning methods. After the outbreak of the corona virus which has become a boomerang for various countries, learning for school students is carried out online from home. Opinion observation method is used as a method to analyze data in order to complete the research using a sample of 30 students of class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Tawangsari. There are several categories that need to be considered in the research results. The categories that were considered were: learning materials, student interaction with teachers and students with other students, and learning atmosphere. So this research focuses on how students respond to online learning (online).
Pemanfaatan Media YouTube sebagai Media Pembelajaran pada Siswa Kelas XII MIPA di SMA Negeri 1 Tawangsari Suwarto Suwarto; Ahmad Muzaki; Muhtarom Muhtarom
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v15i1.7531

Abstract

The Covid-19 virus became the beginning of a change in the face of the world, one of the sectors affected was the education sector. The government through the Ministry of Education and Culture gave a new policy in the form of distance learning. Students carry out learning from home but are still under the supervision of the teacher. Online communication is one of the keys to keep the educational program running well. Therefore, this becomes a new problem where teachers are required to provide interesting learning materials and in accordance with the characteristics of students. Currently, there are many online media platforms that can be used in learning, one of which is YouTube. YouTube is a social media or video sharing website where there are several categories in video groupings such as entertainment, sports, education, and so on. By utilizing this YouTube application as a learning medium, it can improve the quality of learning.
Menggunakan Quizizz untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.915 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa dengan menggunakan Quizizz. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Terdapat tiga kali pertemuan dalam setiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas 8A SMP MTA Gemolong Sragen, Jawa Tengah. Para peneliti menggunakan tiga instrumen untuk mengumpulkan data , yaitu tes, lembar observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar bahasa Indonesia siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan Quizizz. Peningkatan nilai rata-rata hasil pre-tes dari 57,73 dan pos-tes 75 pada siklus I, dan nilai rata-rata pre-tes 60,00 dan pos-tes 81,36 pada siklus II. Hasil uji-t pada siklus I dan siklus II signifikan, sedangkan persentase ketuntasan pada pra siklus, siklus I, dan siklus II juga meningkat secara signifikan. Kata-kata Kunci : Quizizz , prestasi belajar bahasa Indonesia
Pengembangan Gerakan Literasi Sekolah Menggunakan Majalah Dinding dan Binder Antologi Tematik di Sekolah Dasar S Sadino; Farida Nugrahani; S Suwarto
JURNAL PENDIDIKAN Vol 29, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.792 KB) | DOI: 10.32585/jp.v29i1.597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang program, pelaksanaan, hambatan, solusi dan hasil pengembangan Gerakan Literasi Sekolah menggunakan media Mading Batik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi, wawancara, pengamatan, dan Focus Grup Disction (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Program Pengembangan Gerakan Literasi Sekolah dijabarkan menjadi Program Gerakan Literasi Kelas dan dibentuk Tim Literasi Kelas. Pelaksanaannya menggunakan media Majalah dinding dan Binder Antologi Tematik. Beberapa hambatan antara lain : Beberapa anak kurang mahir dalam membaca. Solusi yang ditempuh dengan membacakan cerita, atau dengan membaca bersama-sama, anak mendengarkan dan menyimak. Sarana prasarana lingkungan fisik sekolah yang belum literat. Solusi dengan pengadaan lingkungan fisik yang literat secara bertahap mengunakan bahan dan alat yang sederhana, unik dan harga terjangkau. Belum ada petugas pustakawan, sehingga perpustakaan kurang tertata bahkan cenderung tampak sebagai gudang, jarang dikunjungi. Solusinya dengan pelibatan Tim Literasi Sekolah dan Tim Literasi Kelas untuk menata, merawat, membersihkan, dan melayani peminjaman buku perpustakaan. Kurangnya bahan bacaan berupa buku cerita anak. Solusi dengan meminjam ke perpustakaan desa, pembelian buku cerita bekas, pemanfaatan koran dan majalah, penggunaan buku elektronik dengan ditayangkan melalui LCD Proyektor. Pengadaan Binder Antologi Tematik merupakan salah satu cara menambah bahan bacaan anak yang orisinil dan unik sesuai dengan dunia anak. Dengan Media Mading Batik tercipta lingkungan akademik, fisik, dan sosial afektif yang lebih literat.