Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Bill Of Quantity Take Off (Volume) Pada Pembangunan Sekolah Rakyat Serdang Bedagai Monica Agnes Marbun; Refina Olivia Simamora; Rista Lumbantoruan; Ronal Regen Silitonga; Edo Barlian; Melvi Maulita Napitupulu; Arrisha Anggraini
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10210

Abstract

Bill of Quantity (BOQ) merupakan dokumen penting dalam manajemen proyek konstruksi yang berfungsi untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mendokumentasikan seluruh kuantitas pekerjaan yang akan dilaksanakan. Penyusunan BOQ yang akurat sangat diperlukan karena menjadi dasar dalam estimasi biaya, pengadaan material, perencanaan sumber daya, serta pengendalian pelaksanaan proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses perhitungan volume pekerjaan dan penyusunan Bill of Quantity pada proyek konstruksi gedung berdasarkan gambar kerja dan spesifikasi teknis yang tersedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif melalui studi dokumen, yaitu dengan melakukan identifikasi item pekerjaan, perhitungan volume berdasarkan gambar perencanaan, pengelompokan pekerjaan sesuai klasifikasi konstruksi, serta penyusunan daftar kuantitas pekerjaan dalam format BOQ. Data yang digunakan meliputi gambar arsitektur, struktur, dan dokumen teknis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan BOQ memerlukan ketelitian tinggi dalam menginterpretasikan gambar kerja dan menentukan metode perhitungan volume yang sesuai untuk setiap item pekerjaan. BOQ yang tersusun secara sistematis mampu memberikan informasi kuantitas pekerjaan yang akurat sehingga dapat mendukung proses estimasi biaya dan pengendalian proyek secara efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Bill of Quantity memiliki peranan yang sangat penting dalam tahap perencanaan proyek konstruksi karena dapat meningkatkan akurasi perhitungan kebutuhan pekerjaan, meminimalkan potensi kesalahan estimasi, serta menjadi dasar yang andal dalam penyusunan anggaran biaya proyek.
Kajian Metode Pelaksanaan dan Pengawasan Struktur Beton Kolom Pada Proyek Gedung Sekolah Asrama Putra SMA Monica Agnes Marbun; Refina Olivia Simamora; Rista Lumbantoruan; Ronal Regen Silitonga; Edo Barlian; A.Daniel Andersaon Munthe
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10669

Abstract

Pekerjaan kolom beton bertulang merupakan salah satu elemen struktur utama yang berfungsi menyalurkan beban dari struktur atas menuju pondasi sehingga kualitas pelaksanaannya sangat menentukan keamanan dan kestabilan bangunan. Keberhasilan pekerjaan kolom tidak hanya dipengaruhi oleh metode pelaksanaan yang digunakan, tetapi juga oleh sistem pengawasan yang diterapkan selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pelaksanaan dan pengawasan struktur beton kolom pada Proyek Gedung Asrama Putra SMA, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pekerjaan, serta mengevaluasi efektivitas metode yang diterapkan di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap tahapan pekerjaan kolom beton bertulang yang meliputi persiapan pekerjaan, pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran beton, perawatan beton, serta kegiatan pengawasan pada setiap tahapan pekerjaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan membandingkan pelaksanaan aktual di lapangan dengan teori dan prosedur pelaksanaan konstruksi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan kolom telah dilaksanakan secara sistematis sesuai tahapan konstruksi, sedangkan pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan material, dimensi kolom, pemasangan tulangan, bekisting, dan proses pengecoran. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi ketersediaan material, pengalaman tenaga kerja, dan koordinasi yang baik antar pihak proyek, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi cuaca, keterlambatan material, dan kendala teknis di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi, metode pelaksanaan dan pengawasan yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam menjaga mutu pekerjaan kolom serta mendukung tercapainya kualitas konstruksi yang sesuai dengan spesifikasi teknis proyek.
Analisis Kinerja Penjadwalan pada Proyek Pembangunan Gedung Bertingkat Asrama Putra SMA Monica Agnes Marbun; Refina Olivia Simamora; Rista Lumbantoruan; Ronal Regen Silitonga; Edo Barlian; Ivana Christine Sembiring Brahmana
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11022

Abstract

Proyek pembangunan gedung bertingkat merupakan salah satu jenis proyek konstruksi yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak aktivitas yang saling berkaitan serta membutuhkan koordinasi yang baik antar sumber daya. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proyek adalah kinerja penjadwalan yang efektif dalam mengatur urutan pekerjaan, durasi kegiatan, dan alokasi sumber daya sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Keterlambatan dalam pelaksanaan proyek sering terjadi akibat kurang optimalnya perencanaan dan pengendalian jadwal, yang dapat berdampak pada peningkatan biaya dan penurunan produktivitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penjadwalan pada proyek pembangunan gedung bertingkat serta mengidentifikasi aktivitas yang berpengaruh terhadap pencapaian waktu penyelesaian proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data berupa daftar aktivitas pekerjaan, durasi kegiatan, hubungan ketergantungan antar pekerjaan, dan jadwal pelaksanaan proyek. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan jaringan kerja (network planning) untuk mengevaluasi urutan aktivitas dan menentukan aktivitas kritis yang memengaruhi waktu penyelesaian proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa evaluasi kinerja penjadwalan dapat membantu mengidentifikasi potensi keterlambatan sejak dini serta memberikan dasar dalam pengambilan keputusan untuk pengendalian waktu proyek. Dengan penerapan sistem penjadwalan yang terencana dan terstruktur, pelaksanaan proyek pembangunan gedung bertingkat dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan sehingga mendukung keberhasilan proyek secara keseluruhan.