Pekerjaan kolom beton bertulang merupakan salah satu elemen struktur utama yang berfungsi menyalurkan beban dari struktur atas menuju pondasi sehingga kualitas pelaksanaannya sangat menentukan keamanan dan kestabilan bangunan. Keberhasilan pekerjaan kolom tidak hanya dipengaruhi oleh metode pelaksanaan yang digunakan, tetapi juga oleh sistem pengawasan yang diterapkan selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pelaksanaan dan pengawasan struktur beton kolom pada Proyek Gedung Asrama Putra SMA, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pekerjaan, serta mengevaluasi efektivitas metode yang diterapkan di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap tahapan pekerjaan kolom beton bertulang yang meliputi persiapan pekerjaan, pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran beton, perawatan beton, serta kegiatan pengawasan pada setiap tahapan pekerjaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan membandingkan pelaksanaan aktual di lapangan dengan teori dan prosedur pelaksanaan konstruksi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan kolom telah dilaksanakan secara sistematis sesuai tahapan konstruksi, sedangkan pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan material, dimensi kolom, pemasangan tulangan, bekisting, dan proses pengecoran. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi ketersediaan material, pengalaman tenaga kerja, dan koordinasi yang baik antar pihak proyek, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi cuaca, keterlambatan material, dan kendala teknis di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi, metode pelaksanaan dan pengawasan yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam menjaga mutu pekerjaan kolom serta mendukung tercapainya kualitas konstruksi yang sesuai dengan spesifikasi teknis proyek.