Rina Fitri Lestari
Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work Life Balance dan Job Crafting terhadap Kinerja Karyawan Toyota Body and Paint Bengkulu dengan Self Efficacy sebagai Variabel Moderasi Rina Fitri Lestari; Fauzan Fauzan; Okka Adittio Putra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh work life balance dan job crafting terhadap kinerja karyawan, dengan self efficacy sebagai variabel moderasi pada Toyota Body and Paint Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Populasi mencakup seluruh 44 karyawan aktif Toyota Body and Paint Bengkulu, dan teknik total sampling diterapkan sehingga seluruh 44 karyawan menjadi responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert lima poin, dan pengujian hipotesis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8. Evaluasi outer model mengonfirmasi bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas konvergen dengan nilai AVE di atas 0,500 (Work Life Balance = 0,708; Job Crafting = 0,647; Kinerja Karyawan = 0,692; Self Efficacy = 0,716) dan reliabilitas yang memadai dengan nilai Cronbach's Alpha berkisar antara 0,911 hingga 0,950. Nilai R-Square sebesar 0,877 mengindikasikan bahwa 87,7% variasi kinerja karyawan mampu dijelaskan oleh model. Hasil analisis koefisien jalur menunjukkan bahwa job crafting berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,613; T-statistik = 2,604; p-value = 0,005), sedangkan work life balance tidak berpengaruh signifikan (β = 0,000; T-statistik = 0,002; p-value = 0,499). Hasil Moderated Regression Analysis (MRA) menunjukkan bahwa self efficacy tidak mampu memoderasi hubungan antara work life balance dan kinerja karyawan (T-statistik = 0,046; p-value = 0,482), maupun hubungan antara job crafting dan kinerja karyawan (T-statistik = 0,802; p-value = 0,211). Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku proaktif karyawan melalui job crafting berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja, sedangkan self efficacy tidak terbukti menjadi variabel moderasi yang efektif dalam konteks penelitian ini.