Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat. BUMDes Dharma Tirta di Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, menunjukkan perkembangan yang cukup menonjol melalui keberagaman unit usaha dan kontribusi terhadap keuangan desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen BUMDes Dharma Tirta dalam meningkatkan PADes dengan menggunakan konsep manajemen George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive, meliputi kepala desa, pengawas, pengelola BUMDes, pengelola unit usaha, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan dilakukan melalui musyawarah desa dengan penyusunan visi, misi, target usaha, dan strategi pengembangan berbasis potensi lokal. Aspek pengorganisasian terlihat dari pembentukan struktur kelembagaan, pembagian tugas yang jelas, koordinasi antarunit usaha, serta kepemimpinan yang terarah. Aspek pelaksanaan diwujudkan melalui pengelolaan sepuluh unit usaha, seperti internet Wi-Fi, PosPay, Laku Pandai, SAMSAT Budiman, BRILink, toko desa, kredit barang, Pamsimas, peternakan, dan sewa tratag. Unit usaha tersebut memberikan kontribusi PADes secara konsisten. Aspek pengawasan dilaksanakan melalui monitoring, evaluasi bulanan, dan pertanggungjawaban dalam forum musyawarah desa. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan BUMDes tidak hanya ditentukan oleh banyaknya unit usaha, tetapi juga oleh kualitas tata kelola, partisipasi masyarakat, transparansi keuangan, dan kemampuan pengurus dalam menjaga keberlanjutan usaha desa secara lebih terarah dan produktif. Dengan demikian, manajemen BUMDes Dharma Tirta telah berjalan optimal, akuntabel, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan PADes serta pelayanan masyarakat desa.