Siti Rahma Asih
Universitas Muhammadiyah Karanganyar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi Dan Kompetensi Sdm Terhadap Kinerja Karyawan Pada Umkm Kuliner Di Kabupaten Karanganyar Baab Bullah; Ravi varma Prawira; Siti Rahma Asih; Khotijah Nur Izzati; Early Zacky Ashaque; Tirta Indra Purnama; Muhammad Yusuf Ariyadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan sistem informasi dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan pada UMKM kuliner di Kabupaten Karanganyar. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya kendala dalam pemanfaatan sistem informasi, seperti keterbatasan teknologi yang digunakan serta kurangnya kemampuan karyawan dalam mengoperasikan sistem secara optimal, yang berdampak pada kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan pada UMKM kuliner di Kabupaten Karanganyar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden dan diukur menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software statistik. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh parsial dan uji F untuk mengetahui pengaruh simultan. Hasil yang diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan sistem informasi dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efektivitas penggunaan teknologi dan kualitas sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh Keadilan Kompensasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Minimarket Di Solo Raya Vivi Dea Ananda; Siti Rahma Asih; Khotijah Nur Izzati; Kenichi Rudyta Galang Febriasa; Muhammad Yusuf Ariyadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11361

Abstract

Kinerja karyawan merupakan penentu penting kualitas layanan pada bisnis minimarket karena karyawan garis depan bekerja dalam tekanan target, rutinitas operasional, dan interaksi langsung dengan pelanggan. Penelitian ini menganalisis pengaruh keadilan kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan minimarket di Solo Raya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan 40 responden karyawan minimarket aktif yang dipilih melalui purposive sampling dengan masa kerja minimal tiga bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 3. Hasil model pengukuran menunjukkan validitas konvergen dan konsistensi internal yang memadai: nilai outer loading berada pada rentang 0,719–0,867, Average Variance Extracted 0,643–0,656, composite reliability 0,900–0,905, dan Cronbach’s alpha 0,861–0,869. Model struktural menghasilkan nilai R² sebesar 0,749 untuk kinerja karyawan. Keadilan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (β = 0,607; t = 3,417; p = 0,001), sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan secara statistik (β = 0,323; t = 1,782; p = 0,075). Temuan menunjukkan bahwa pada sampel yang diteliti, persepsi atas keadilan kompensasi lebih menentukan kinerja dibandingkan motivasi kerja semata. Manajemen minimarket perlu memprioritaskan sistem kompensasi yang transparan, proporsional, dan sensitif terhadap kontribusi kerja, disertai penguatan motivasi nonfinansial secara berkelanjutan.