Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Kuota Haji dan Akses Produk Halal pada Masyarakat Muslim Minoritas di Sulawesi Utara Ali Ridho; Sahari; Mardan Umar; Muhammad Imran; Muhammad Tahir Alibe; Nadia Farissa Azmia
MUSAFIR : Journal of Islamic Tourism and Pilgrimage Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Pariwisata Syariah - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukttinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/musafir.v2i1.11169

Abstract

Riset ini membahas tentang problematika yang dialami oleh masyarakat Muslim minoritas di wilayah Sulawesi Utara pada aspek keterbatasan jumlah kuota haji dan akses terhadap produk halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif model analitis melalui studi pustaka dan analisis kebijakan. Data didapatkan dari dokumen resmi regulasi pemerintah, buku dan artikel ilmiah jurnal bereputasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan interaktif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa keterbatasan kuota haji terhadap Muslim minoritas di Sulawesi Utara berimplikasi pada lamanya waktu tunggu dan ketidakseimbangan mengakses layanan ibadah haji, kemudian minimnya produk halal di Sulawesi Utara dipengaruhi oleh lemahnya tingkat sertifikasi halal, rendahnya pemahaman pemilik UMKM, dan belum maksimalnya penerapan regulasi jaminan produk halal di wilayah Sulawesi Utara. Kedua permasalahan tersebut sesungguhnya menunjukkan bahwa masih terjadi ketimpangan antara regulasi pemerintah pusat yang berbasis nasional dengan kebutuhan masyarakat Muslim muslim di daerah. Penelitian ini sekaligus menegaskan perlunya menggunakan pendekatan fiqih minoritas sebagai kerangka moderat dalam ritual keagamaan dan diperlukannya model kebijakan afirmatif yang bekerjasama dengan IAIN Manado dalam meningkatkan kemampuan literasi keagamaan dan elaborasi industri halal bagi masyarakat Muslim minoritas di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Utara.
Improving the Ability to Read Yellow Book Among Students in the Da'wah Management Program and Congregational of the Nurul Hidayah Mosque, Manado Ali Ridho; Rusdiyanto; Sahari; Muhammad Imran; Mardan Umar; Zainun Nur Hisyam Tahrus
Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Bakti Akademisi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpba.v3i2.1352

Abstract

The poor ability to read classical Islamic texts among students at state Islamic universities and among the Muslim community indicates that their level of religious literacy is also low. Therefore, a training program on reading the classical Islamic text Nashaihul Ibad is needed for students in the Da'wah Management Program at IAIN Manado and the congregation of the Nurul Hidayah Mosque in Manado City. This study employs a descriptive qualitative method of an analytical nature and aims to identify the steps implemented to improve the ability of students and mosque congregants to read classical Islamic texts. Primary data were obtained through interviews, observations, and documentation. Secondary data were derived from books and scholarly articles published in reputable journals. The study concluded that the classical Islamic texts reading program was conducted over one semester, consisting of eight sessions. Each session had specific discussion topics, and the methods applied were blandongan and sorogan. The obstacles identified included a low mastery of Arabic grammar (nahwu) and morphology (sharaf), weak intention and motivation, an educational background not from an Islamic boarding school, an unsupportive environment, and limited study time.