Yes Matheos Lasarus Malaikosa
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Locomove Path Carpet Media: Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Azizah Nur Fitriana; Afifah Rahmaningrum; Eka Cahya Maulidiyah; Yes Matheos Lasarus Malaikosa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8439

Abstract

Keterampilan motorik kasar sangat penting dalam mendorong perkembangan anak usia dini. Namun, faktanya kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun masih tergolong rendah sehingga memerlukan stimulasi yang tepat. Strategi yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan media locomove path carpet dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media locomove path carpet terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian melibatkan 24 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan lembar observasi checklist. Data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar setelah diberikan treatment. Hal ini dibuktikan melalui uji Wilcoxon membuktikan bahwa nilai Z = -4.331 dan nilai p-value = < 0.001 yang menunjukkan hasil pre-test dan post-test memiliki perbedaan yang siginifikan, serta seluruh anak mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa media locomove path carpet berpengaruh dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun.
Gamifikasi Berbasis Unplugged Coding untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Berpikir Komputasional Anak Usia Dini Zygot Egamanuar Rachmaputri; Andi Kristanto; Mohammad Syahidul Haq; Nurul Istiq'faroh; Ruqoyyah Fitri; Yes Matheos Lasarus Malaikosa
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1975

Abstract

Perkembangan pesat di era digital mendorong dunia pendidikan untuk mengadopsi pendekatan inovatif dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks, khususnya pada pendidikan anak usia dini. Ketercapaian tujuan pendidikan sangat berkaitan dengan kualitas proses pembelajaran di kelas. Alternatif yang digunakan adalah menggunakan tantangan permainan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan berpikir komputasional anak usia dini.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwapembelajaran coding berbasis gamifikasi mampu meningkatkan keterlibatan, antusiasme, serta kemampuan anak dalam memahami konsep urutan dan logika sederhana.  Setelah penelitian ini dilakukan, dapat ditunjukkan bahwa gamifikasi dalam pembelajaran coding anak usia dini memberikan pengalaman belajar yang bermakna, berpusat pada anak, memperkuat prinsip bermain sambil belajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menantang. Oleh karena itu, gamifikasi merupakan pendekatan yang efektif untuk mendukung perkembangan anak usia dini di era digital.
Pengaruh Model Experiential Learning Berbasis Ecobrik terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Anak Usia 5–6 Tahun Mumuk Nurbadriyah; Rachma Hasibuan; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2288

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini, namun dalam praktik pembelajaran masih ditemukan kegiatan belajar yang kurang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi secara aktif. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan anak dalam menghasilkan ide, memecahkan masalah, dan mengekspresikan gagasan belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Experiential Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbasis pengalaman langsung dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif meliputi aspek kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif anak pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Model Experiential Learning memberikan kesempatan kepada anak untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan eksplorasi, refleksi, dan penerapan pengalaman sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif secara lebih optimal.