Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) Terminal Penumpang di Kalimantan Selatan Jihan Alya Nabillah; Hafsha Yanti Siregar
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i3.8112

Abstract

This study aims to evaluate the level of compliance with the Minimum Service Standards (SPM) at Gambut Barakat Terminal, Km 6 Banjarmasin Terminal, and H. Soemarsono Tanah Laut Terminal based on the Regulation of the Minister of Transportation Number 40 of 2015 concerning Minimum Service Standards for Passenger Terminals. This research employed a descriptive evaluative method by assessing the conformity level of facilities and services at each terminal. Data were collected through field observations and documentation based on SPM indicators, including safety, security, reliability or regularity, comfort, accessibility, and equality aspects. The assessment was conducted using a scoring system to determine the level of service fulfillment at each terminal. The results indicate that the implementation of SPM at the three terminals is still uneven. Km 6 Banjarmasin Terminal showed a higher level of service fulfillment compared to the other terminals, while H. Soemarsono Tanah Laut Terminal had the lowest fulfillment level, particularly in safety and equality aspects. The correlation test results revealed a strong positive relationship between terminal classification and the level of SPM fulfillment, indicating that terminals with higher classifications tend to provide more complete facilities and better services. The low level of SPM fulfillment at several terminals is influenced by limited facilities, operational management, and the suboptimal implementation of service standards. The findings of this study are expected to serve as evaluation material for improving the quality of passenger terminal services in South Kalimantan.
PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN SEI. BULUH DI DESA TEBING SIRING KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT Misnawati; Theriqa Farah Diba Iftitah; Jihan Alya Nabillah
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi (Mei)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v3i1.37

Abstract

Pembangunan jembatan secara umum didasarkkan untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah, aliran sungai, saluran irigasi, kaki jalan, jalan kereta api. Pelaksanaan pembangunan jembatan sangat penting dalam konteks pemantauan dan evalusai pada tahapan proses peroyek langsung. Setiap proyek konstruksi, terutama proyek pembangunan infrastruktur yang melibatkan investasi besar dan dampak yang signifikan bagi masyarakat, pemantauan yang teratur dan metode pelaksaan yang benar adalah kunci untuk memastikan kelancaran dan kesusksesan proyek. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melaui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanah Laut yang telah berhasil membangun sebanyak tiga puluh tiga jembatan yang ada di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Salah satu jembatan yang telah di bangun yaitu jembatan yang ada di desa Tebing Siring Kecamatan Bajuin yaitu dengan panjang bentang dua puluh koma tiga puluh dua meter. Pelaksanaan pembangunan jembatan sei.buluh desa Tebing Siring kecamatan bajuin kabupaten tanah laut yang telah dilaksanakan oleh CV. Ananda Nina Pratama ini di sebabkan adanya bencana banjir sehingga sungai buluh yang ada di desa tebing siring ini meluap dan mengakibatkan putus pada dua sisi optit hembatan tersebut. Disebabkan dari kerusakan infrastruktur jembatan ini berdampak kepada masyarakat untk tidak dapat melakukan aksesibilitas, sehingga tujuan dari pelaksanan proyek ini yaitu untuk mempermudah mobilisasi warga dalam meningkatkan perekonomian di wilayah setempat. Kata Kunci: Jembatan, Pelaksanaan, Proyek, Pembangunan
METODE PELAKSAAN PEKERJAAN PENINGKATAN STRUKTUR RUAS JALAN TARJUN-SERONGGA Jihan Alya Nabillah; Norminawati Dewi; Muhammad Hario Fatah
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi (Mei)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v3i1.40

Abstract

Dalam proyek peningkatan struktur jalan, laporan metode pelaksanaan memiliki peran yang sangat penting untuk keberhasilan proyek. Laporan ini menyediakan panduan terperinci bagi semua pihak yang terlibat, dengan langkah-langkah yang jelas agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai standar yang ditetapkan. Metode pelaksanaan yang terstruktur memungkinkan pengawasan kualitas yang efektif dan memastikan setiap tahap sesuai dengan prosedur yang disetujui, guna mencapai hasil optimal. Selain itu, laporan ini juga mendukung manajemen waktu dan biaya, memastikan alokasi sumber daya yang efisien, serta penyelesaian proyek tepat waktu dan sesuai anggaran. Laporan metode pelaksanaan membantu mengidentifikasi potensi hambatan dan menyediakan solusi yang efektif untuk mengatasinya. Aspek kepatuhan terhadap regulasi juga sangat penting, mengingat proyek infrastruktur, termasuk peningkatan jalan, diatur oleh berbagai standar dan peraturan. Laporan ini menjamin bahwa semua aspek pekerjaan mematuhi regulasi yang berlaku, mengurangi risiko pelanggaran hukum. Selain itu, laporan metode pelaksanaan menjadi bagian penting dari dokumentasi proyek yang berguna untuk audit, pengawasan, dan evaluasi kinerja. Dokumentasi ini juga membantu dalam penyelesaian klaim atau perselisihan di masa depan. Laporan ini memastikan pemahaman yang sama di antara semua pihak yang terlibat, mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan koordinasi tim proyek. Pada akhirnya, laporan ini menjadi dasar evaluasi kinerja proyek dan identifikasi area yang perlu perbaikan untuk proyek mendatang. Dengan demikian, metode pelaksanaan memainkan peran krusial dalam memastikan kelancaran, keselamatan, dan kualitas proyek peningkatan jalan. Kata Kunci: Metode Pelaksanaan, Struktur Jalan, Proyek Infrastruktur
UJI KUALITAS AIR BERSIH PADA SARANA (PAMSIMAS) DI DESA TAMBAK PADI Jihan Alya Nabillah; Ahmad Ridhani Noorfauzi; Dhia Alfa Della
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi (November)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini. untuk mengetahui. kualitas air Program Pamsimas. berdasarkan sifat fisika, kimia dan mikrobiologi di Desa Tambak Padi Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptifi yang bertujuan untuk memperoleh hasil uji kualitas air pada sarana air bersih Program Pamsimas. Total sampling menggunakan 1 sumber air Pamsimasa. Kualitas fisik air di sesuaikan dengan Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hasil uji parameter fisika. air yang diperoleh yaitu warna 10 TCU, suhu 22,7°C, dan TDs sebesar 76 mg/L. Hasil uji parameter kimia diperoleh Nitrit 0,2886 mg/L, Besi <0,138 mg/L, Mangan <0,046 mg/L, pH 7,71, Nitrat 1,15 mg/L, Krom Valensi <0,0017 mg/L, Arsen <0,007 mg/L, Kadmium <0,001 mg/L, Timbal 0,0022 mg/L, Flourida <0,0242 mg/L. Hasil parameter uji mikrobiologi diperoleh hasil untuk pemeriksaan coliform sebesar 110 CFU/100 ml. Kata Kunci: Sifat Fisika, Kimia, Mikrobiologi, Pamsimas, Pengujian air