Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan AHP dan TOPSIS untuk Seleksi Penerima Beasiswa Berbasis Website Muhamad Yori Romdoni; Octaviana Anugrah Ade Purnama
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 4 No 5 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seleksi penerima beasiswa di SMKS Laboratorium Indonesia masih menghadapi risiko subjektivitas, kurangnya transparansi, dan pengolahan data yang belum terstruktur. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan berbasis website serta membandingkan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Data dikumpulkan melalui observasi, survei, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan pengembangan sistem menggunakan model waterfall. Empat kriteria yang digunakan ialah nilai akademik, kehadiran, ekonomi orang tua, dan sikap/disiplin. Hasil AHP menempatkan Dinda Lestari pada peringkat pertama dengan nilai 0,2121, sementara TOPSIS menempatkan Andi Pratama pada peringkat pertama dengan nilai preferensi 0,8410. Tiga dari lima alternatif menghasilkan peringkat yang sama dan dua alternatif berbeda pada posisi teratas. Pengujian black box menunjukkan seluruh fungsi utama berjalan sesuai kebutuhan, pengujian white box menghasilkan 10 jalur independen yang dapat dijalankan, dan pengujian respons pengguna memperoleh kelayakan 93,23%. Berdasarkan karakteristik perhitungan, TOPSIS lebih sesuai untuk perangkingan calon penerima beasiswa karena mempertimbangkan solusi ideal positif dan negatif serta menghasilkan nilai preferensi yang mudah diinterpretasikan.
Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Program Beasiswa Menggunakan Perbandingan Metode TOPSIS dan AHP Berbasis Website pada SMKS Laboratorium Indonesia Muhamad Yori Romdoni; Octaviana Anugrah Ade Purnama
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12810

Abstract

Proses seleksi penerima program beasiswa di SMKS Laboratorium Indonesia masih dilakukan secara konvensional sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas, kurangnya transparansi, serta membutuhkan waktu yang relatif lama dalam menentukan calon penerima beasiswa. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya suatu sistem yang mampu membantu proses pengambilan keputusan secara objektif, terukur, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis website dengan membandingkan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam proses pemilihan penerima beasiswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, survei, wawancara, dan studi pustaka untuk memperoleh kebutuhan sistem, sedangkan pengembangan perangkat lunak menggunakan model Waterfall yang terdiri atas tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Metode AHP diterapkan untuk menentukan bobot prioritas setiap kriteria melalui perbandingan berpasangan, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk melakukan proses perangkingan alternatif berdasarkan kedekatan terhadap solusi ideal positif dan jarak terhadap solusi ideal negatif. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatisasi proses seleksi beasiswa, menghasilkan perhitungan yang konsisten, serta menyajikan hasil perangkingan secara cepat dan transparan. Berdasarkan hasil perbandingan, metode TOPSIS memberikan hasil perangkingan yang lebih representatif karena mempertimbangkan kedekatan alternatif terhadap solusi ideal sehingga lebih sesuai diterapkan pada proses seleksi penerima beasiswa. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu pihak sekolah meningkatkan objektivitas, akurasi, dan efisiensi dalam proses pengambilan keputusan penerima beasiswa.