Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Literasi Digital dengan Pemanfaatan ChatGPT sebagai Alat Bantu Riset Kesehatan pada Mahasiswa Akhir Universitas Aufa Royhan Yusnina Maisyaroh; Suryani Suryani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2686

Abstract

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk dalam proses penyusunan skripsi mahasiswa tingkat akhir di Universitas Aufa Royhan. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT). Platform ini memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan menjawab pertanyaan, serta membantu dalam proses penulisan tugas akhir. Bagi mahasiswa, ChatGPT kini menjadi salah satu alat yang paling sering dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan menulis skripsi, mulai dari mencari referensi, merangkum, hingga menyusun ide. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital dengan efektivitas dan etika pemanfaatan ChatGPT sebagai instrumen pendukung riset kesehatan pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Aufa Royhan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling dari populasi mahasiswa tingkat akhir. Sebanyak 31 mahasiswa semester 7 Program Studi Kebidanan menjadi responden penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner digital yang mengukur tingkat literasi digital (Variabel X) dan efektivitas penggunaan Chat GPT untuk riset (Variabel Y). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Penelitian menunjukkan mayoritas responden sebanyak 25 (80,65%) telah menggunakan ChatGPT dalam penyusunan skripsi dengan durasi penggunaan diatas 6 bulan. Hasil uji bivariat membuktikan pemanfaatan ChatGPT berkorelasi signifikan dengan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa (p=0,0004) dan reduksi stres akademik (p=0,0061) melalui efisiensi waktu. Meskipun mahasiswa memiliki literasi digital yang cukup dengan mengutamakan sinergi AI, jurnal, dan dosen, sebanyak 21 responden (67,74%) menyatakan perlunya pelatihan etis institusional untuk menjaga akurasi dan integritas riset kesehatan. Terdapat hubungan positif antara literasi digital dengan pemanfaatan ChatGPT. Peningkatan literasi digital di lingkungan kampus sangat krusial untuk memastikan AI digunakan sebagai alat bantu pendukung, bukan pengganti proses berpikir kritis dalam riset kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SADABUAN TAHUN 2025 Nurelilasari Siregar; Yusnina Maisyaroh; Febrina Angraini Simamora
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Juni 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i2.108

Abstract

Gizi memiliki peran utama dalam menentukan penyebab suatu penyakit. Asupan gizi yang memadai sangat penting dalam kehidupan, terutama bagi ibu hamil, karena kekurangan gizi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil adalah Kekurangan Energi Kronis (KEK). WHO mencatat 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan kekurangan energi kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku gizi dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan sebanyak 50 ibu hamil. Jumlah sampel sebanyak 50 orang dengan metode accidental sampling. Analisa yang digunakan Adalah Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil (p=0,001), ada hubungan sikap dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil (p=0,000), Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil agar dapat meningkatkan kunjungan antenatal care untuk mengurangi angka kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil.