Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jogja Heritage Track as an Indirect Visitor Management Instrument in the Unesco Heritage Area of the Yogyakarta Philosophical Axis Fitria Noviati; Gefira Mokoginta; Amin Kiswantoro
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64852

Abstract

The designation of the Yogyakarta Philosophical Axis as a UNESCO World Heritage Site has increased the need for an effective visitor management strategy to balance tourism use, visitor experience, and cultural heritage conservation. This study aims to examine the role of Jogja Heritage Track (JHT) as an indirect visitor management instrument within the UNESCO Heritage Area of the Yogyakarta Philosophical Axis. Employing a qualitative descriptive case study approach, data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and documentation involving program managers, repeat visitors, first-time visitors, and independent tourists. The data were analyzed using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that JHT performs two complementary functions. First, it serves as a heritage interpretation platform that enhances visitors’ understanding of the historical, cultural, and philosophical significance of the heritage area. Second, it functions as a tourist mobility management mechanism through predetermined routes, scheduled departures, and structured visitation patterns that guide visitor movement. The study further reveals that the integration of heritage interpretation and tourist mobility contributes to visitor management outcomes by shaping visitor cognition, increasing awareness of heritage values, encouraging responsible behavior, and facilitating more organized tourism experiences. These findings suggest that heritage-based transportation programs can function beyond their conventional transportation role and serve as indirect visitor management instruments within heritage destinations. The study contributes to destination management literature by demonstrating how educational and mobility-based interventions can be integrated to support sustainable visitor management in UNESCO heritage areas.
INVESTIGASI TRANSAKSI PEMBAYARAN BERBASIS DIGITAL DALAM MENCIPTAKAN BISNIS BERKELANJUTAN Agung Sulistyo; Tri Eko Yudiandri; Ristanti Ristanti; Fitria Noviati; Annida Khairiyyah Supratman
Derivatif : Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jm.v19i2.2566

Abstract

Peningkatan ekonomi masyarakat serta pemberdayaan potensi wilayah, menjadi dampak perkembangan pariwisata. Beberapa peluang bisnis muncul seperti: akomodasi, biro perjalanan, kerajinan, transportasi, hingga merangsang munculnya pelaku UMKM. Berbagai saluran serta teknologi mendorong munculnya situasi kompetitif. Berbagai kemudahan diberikan seperti layanan cash less. Penelitian ini bertujuan membuka selubung implementasi pembayaran berbasis digital pelaku UMKM. Jenis penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam studi ini. Sebanyak 97 pelaku usaha dipilih berdasarkan tabel krejcie. Penentuan sampel diperkuat dengan persyaratan yang digunakan antara lain: 1) berskala mikro dan kecil, 2) memiliki portal transaksi digital, dan 3) memiliki legalitas usaha. Pengumpulan data menggunakan kuisioner serta wawancara. Data dianalisa menggunakan metode Interpretative Phenomenology Analysis (IPA) dan teknik triangulasi sebagai validasi data. Hasil penelitian menunjukan jika responden memiliki presepsi positif terhadap penggunaan transaksi digital. Beberapa instrumen digunakan dalam riset ini antara lain: manfaat penggunaan, kemudahan penggunaan serta resiko penggunaan. Nilai manfaat serta kemudahan penggunaan dijadikan panduan dalam meningkatkan jumlah transaksi. Disisi lain, pelaku usaha perlu mempertimbangkan munculnya berbagai resiko melalui peningkatan pengetahuan serta keterampilan. Hasil ini diharapkan mampu menjadi literasi bagi pelaku UMKM dalam memperkuat pengelolaan bisnis. Penelitian berikutnya dapat berfokus pada pengaruh pembayaran digital dalam merangsang jumlah transaksi.Kata kunci: Berkelanjutan, Bisnis, Teknologi, Transaksi, UMKM