Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Makna Tanggung Jawab Anak Perempuan pada Karakter Sew dalam Film How to Make Millions Before Grandma Dies Aprilinda Nurjanah; Reddy Anggara; Adzkia Kirana Dipa
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/0phng338

Abstract

Tanggung jawab anak terhadap orang tua merupakan nilai yang masih dijunjung dalam kehidupan keluarga Asia. Dalam praktiknya, anak perempuan sering menjadi pihak yang lebih banyak terlibat dalam perawatan orang tua dibanding anggota keluarga lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna tanggung jawab anak perempuan yang dibangun melalui karakter Sew dalam film How to Make Millions Before Grandma Dies menggunakan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos pada adegan, dialog, tindakan, ekspresi, serta situasi naratif yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab anak perempuan dimaknai sebagai kewajiban moral yang diwujudkan melalui pengorbanan, perhatian, kehadiran emosional, dan kesetiaan terhadap orang tua. Karakter Sew ditampilkan sebagai anak perempuan yang terus memprioritaskan kebutuhan ibunya di tengah tuntutan pekerjaan, konflik keluarga, dan kepentingan pribadi. Pada tingkat mitos, film menegaskan pandangan budaya bahwa perawatan orang tua lebih dekat dilekatkan kepada anak perempuan sebagai penjaga relasi keluarga. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi dan semiotika film dengan menunjukkan bagaimana sinema populer Asia membangun makna tanggung jawab, peran gender, dan perawatan antargenerasi melalui tanda verbal dan visual yang berlapis.
The Influence of Artificial Intelligence Technology on User Experience in E-Business Haerawan Haerawan; Adam Mudinillah; Guijiao Zou; Reddy Anggara
Journal of Computer Science Advancements Vol. 2 No. 6 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jsca.v2i6.1623

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence (AI) technology has transformed the landscape of e-business, significantly influencing user experience. AI-driven tools such as chatbots, personalized recommendations, and predictive analytics are becoming integral to e-business platforms. Despite widespread adoption, understanding the extent to which AI enhances user satisfaction, engagement, and loyalty remains an area requiring further exploration. This research examines the influence of AI technology on user experience in e-business, focusing on its practical applications and user perceptions. The study adopts a mixed-method approach, combining quantitative surveys with qualitative interviews. Data were collected from 300 e-business users and analyzed to assess key metrics such as usability, efficiency, and satisfaction. Additionally, in-depth interviews with industry experts provided insights into the strategic implementation of AI technologies. The findings reveal that AI significantly enhances user experience by offering personalized interactions, streamlining navigation, and improving response times. Users reported higher satisfaction levels when AI-driven features were implemented effectively. However, concerns about data privacy and algorithmic biases emerged as critical challenges, indicating the need for balanced approaches in AI deployment. The study concludes that while AI technology holds immense potential to revolutionize user experience in e-business, its effectiveness depends on strategic implementation and addressing user concerns. Future research should explore the integration of AI with other emerging technologies to further optimize user interactions in digital environments.
KONSTRUKSI MAKNA TEMPAT TINGGAL BAGI WARGA WILAYAH RAWAN BANJIR: SEBUAH KAJIAN FENOMENOLOGI DI DESA KARANGLIGAR, KABUPATEN KARAWANG Sella Noviyah Ramadhani; Mayasari Mayasari; Reddy Anggara
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1323

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena warga yang tetap bertahan di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, meskipun wilayah tersebut mengalami banjir berulang akibat luapan Sungai Cibeet dan Citarum dengan intensitas mencapai lebih dari dua puluh kali dalam setahun. Pertanyaan penelitian dirumuskan untuk mengungkap motif warga tetap bertahan dan tidak melakukan relokasi, mendeskripsikan makna tempat tinggal yang mereka konstruksi, serta menganalisis bagaimana pengalaman hidup menghadapi banjir berulang membentuk konstruksi makna terhadap tempat tinggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur, observasi partisipan moderat, dan studi dokumentasi. Dua informan dipilih secara purposif dari Desa Karangligar Ibu Indah (warga dan pemilik warung) dan Ibu Bocih (Ketua RT) dengan kriteria pernah mengalami dampak langsung banjir, tinggal minimal lima tahun, dan bersedia menceritakan pengalaman secara terbuka. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan bertahan didorong oleh because motive yang bersumber dari pengalaman masa lalu (rumah warisan, keterikatan emosional sejak lahir, ingatan akan kondisi bebas banjir di masa kecil, dan pengalaman adaptasi selama empat puluh tahun) serta in order to motive yang berorientasi pada tujuan masa depan (keberlangsungan ekonomi keluarga melalui usaha warung, stabilitas pendidikan anak, dan harapan terhadap perbaikan infrastruktur pemerintah). Makna tempat tinggal dikonstruksi secara multidimensional sebagai ruang emosional dan kelekatan keluarga yang menyimpan sejarah hidup lintas generasi, simbol identitas dan keberlangsungan hidup yang merepresentasikan warisan leluhur, ruang solidaritas dan jejaring kekerabatan yang memperkuat ikatan komunitas, ruang adaptasi dan ketahanan dalam menghadapi bencana berulang, serta ruang ambivalen yang dicintai sekaligus menjadi sumber kerentanan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tindakan bertahan di wilayah rawan banjir merupakan tindakan sosial yang rasional dan bermakna, bukan semata bentuk keterpaksaan. Pengalaman banjir berulang tidak melahirkan keputusasaan, melainkan membentuk kesadaran reflektif dan strategi adaptif yang justru memperkuat keterikatan warga terhadap tempat tinggalnya.
Pengaruh Unggahan Promosi Pada Akun Instagram @almondcrispy.id Terhadap Keputusan Pembelian Rafinda Janari; Reddy Anggara; Oky Oxygentry
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v5i1.1548

Abstract

The advancement of information technology has driven significant changes in marketing strategies, particularly through social media platforms like Instagram. This study aims to evaluate the impact of promotional content posts on the Instagram account @almondcrispy.id on consumer purchasing decisions. The research focuses on three key variables: intensity, message content, and attractiveness. Data were collected through a survey involving 90 respondents who follow the account. The results of regression testing show that all three variables significantly influence purchasing decisions, with a total contribution of 34.9%. The significance values for intensity are 0.048, message content 0.009, and attractiveness 0.015, all of which are below 0.05, indicating a strong influence. These findings demonstrate that structured visual promotions can effectively influence consumer purchasing decisions. The study adopts a theory which states that media exposure has a real impact on audience behavior. These findings can serve as a reference for designing digital marketing strategies, particularly for local SMEs.
Exploring the Scalability of 5G-Enabled E-Learning Platforms in Rural Areas Apriyanto Apriyanto; Ahmed Hossam; Yara Abed; Reddy Anggara
Journal Emerging Technologies in Education Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jete.v2i4.1367

Abstract

Background. The rise of 5G technology offers the potential to revolutionize e-learning, particularly in rural areas where access to high-quality educational resources has historically been limited. Despite the promise of improved connectivity, the scalability and impact of 5G-enabled e-learning platforms in these regions remain underexplored. Purpose. This study aims to assess the feasibility and scalability of implementing 5G-enabled e-learning platforms in rural areas and to evaluate their effectiveness in enhancing educational access and outcomes.   Method. The research employs a mixed-method approach, combining quantitative analysis of internet connectivity, user engagement, and learning outcomes with qualitative interviews from educators and students. Data was collected from five rural regions across three countries where 5G infrastructure was recently introduced. The study measured improvements in e-learning adoption rates, student engagement, and academic performance over a 12-month period. Results. Results indicate that 5G-enabled e-learning platforms significantly improved both access to education and student engagement, with a 30% increase in platform adoption and a 25% improvement in student performance. Educators also reported more dynamic and interactive learning experiences. However, challenges related to infrastructure costs and digital literacy were noted, which could limit scalability in certain regions. Conclusion. In conclusion, the study demonstrates the potential of 5G technology to scale e-learning platforms in rural areas, improving educational access and outcomes. Nonetheless, addressing challenges such as infrastructure costs and digital literacy is critical for ensuring long-term scalability and success.