Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Digital dalam Pendidikan Islam: Tantangan, Peluang, dan Reformasi Kebijakan Masa Depan Afriantoni; Anisah Yuniyarti; Derinda; Salsabila Zahira
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.377

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini memicu pergeseran paradigma yang masif di sektor edukasi. Institusi pendidikan Islam, yang meliputi madrasah, pondok pesantren, hingga universitas keagamaan, dituntut untuk segera beradaptasi dengan disrupsi ini agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Dunia pendidikan, termasuk ekosistem pendidikan Islam, telah diubah secara dramatis oleh transformasi digital. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mempelajari dinamika transformasi digital di institusi pendidikan Islam, melihat masalah yang dihadapi, melihat peluang, dan membuat garis besar reformasi kebijakan yang akan datang. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif untuk mengeksplorasi data dari berbagai sumber literatur ilmiah, regulasi pemerintah, serta dokumen strategis terkait penerapan teknologi pada pendidikan berbasis agama. Berdasarkan hasil analisis konten, ditemukan beberapa kendala krusial, seperti ketimpangan fasilitas teknologi antarwilayah, kompetensi literasi digital guru yang belum merata, hingga adanya keengganan sosiokultural dalam mengadopsi kurikulum digital karena kekhawatiran memudarnya tradisi luhur. Kendati demikian, digitalisasi membawa angin segar berupa kemudahan perluasan akses sumber belajar, sistem pembelajaran mandiri yang lebih fleksibel bagi siswa, serta pembaruan strategi syiar pendidikan agar lebih memikat generasi muda. Artikel ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan potensi tersebut, diperlukan reformasi kebijakan yang holistik, mencakup peningkatan kompetensi digital guru, integrasi teknologi dalam kurikulum berbasis nilai (value-based education), serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Fokus dari rekomendasi kebijakan adalah untuk membangun lingkungan pendidikan Islam yang inklusif, fleksibel terhadap perubahan zaman, sambil tetap mempertahankan identitas Islam.
Peran Leadership Kepala Sekolah Dan Digital Emotional Intelligence Guru Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di SMA Negeri 1 Suak Tapeh Wirikha Wirikha; Ferdi Hasan; Nyken Nyken; Rizky Anugrah; Salsabila Zahira; Wulan Oktarina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1164

Abstract

Mutu pendidikan menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Namun, peningkatan mutu pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek leadership kepala sekolah dan kemampuan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran di era digital. Kurangnya pengelolaan kepemimpinan yang efektif serta rendahnya kemampuan guru dalam mengelola emosi dan komunikasi digital dapat memengaruhi kualitas pembelajaran dan lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran leadership kepala sekolah dan digital emotional intelligence guru dalam peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Suak Tapeh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan pihak terkait. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leadership kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan disiplin, motivasi kerja, serta mendorong inovasi pembelajaran di sekolah. Selain itu, digital emotional intelligence guru berperan dalam membangun komunikasi yang efektif, mengelola emosi secara profesional, serta meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap teknologi pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa leadership kepala sekolah dan digital emotional intelligence guru memiliki hubungan yang saling mendukung dalam mewujudkan peningkatan mutu pendidikan secara efektif dan berkelanjutan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Suak Tapeh.