Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TANTANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI ERA DIGITAL DI MADRASAH ALIYAH (MA) MUHAJIRIN TUGUMULYO MUSI RAWAS Saipul Annur; Wulan Oktarina; Ellen Okta Divy; Benny Wachyudianta; Citra Lestari; Irham Khumaidi; Lisa Hepriyanti; Serli Widya Astuti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12951

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus untuk mensosialisasikan dan memberikan ilmu dan wawasan bagi para guru Madrasah Aliyah (MA) Muhajirin Tugumulyo Musi Rawa tentang bagaimana mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperluas informasi pendidikan dan pandangan tentang tantangan dan strategi pembelajaran kurikulum merdeka belajar di era digital. Permasalahan yang dihadapi madrasah terkait dengan pengetahuan tentang rencana pembelajaran kurikulum merdeka belajar, karena masih banyak pendidik yang belum mengetahui atau belum menerapkan kurikulum merdeka belajar. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdi melakukan pengenalan sekaligus sosialisasi kepada para pendidik Madrasah Aliyah (MA) Muhajirin Tugumulyo Musi Rawas. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para pendidik dapat memanfaatkan dari pelatihan dengan narasumber sesuai kemampuannya dan menawarkan solusi yang efektif untuk tantangan dan strategi pembelajaran kurikulum pembelajaran merdeka belajar di era digital di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Hal ini tercermin dari jawaban mereka terhadap kuesioner yang dibagikan dengan jawaban baik dan tidak ada jawaban negatif. Sehingga hasil dari apa yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini menghasilkan sesuatu yang positif. Tim pengabdi juga mendapat manfaat dari sesi pelatihan dengan individu-individu cerdas yang disesuaikan dengan keahlian mereka dan dapat secara positif memengaruhi tantangan dan strategi pembelajaran dari rencana pembelajaran mandiri di era digital.
Source of Authority for Implementing Educational Supervision Wulan Oktarina; Aisyah Khairunnisa; Resti Utami; Ellen Okta Divy; Kasinyo Harto; Choirun Niswah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.7293

Abstract

Various educational problems in Indonesia can be studied by supervising education. Educational supervision is a process of assistance and support given to teachers in developing their abilities consisting of knowledge, skills, and creativity in teaching and commitment or motivation as a teacher. This study aims to examine and describe the source of authority for implementing educational supervision. This research is a literature study research. The results of this study state that in its implementation, the source of authority for the implementation of educational supervision in schools is carried out by the Principal or school supervisor, called a supervisor, who serves as a supervisor and controller of teacher performance. This supervision and control is carried out so that the teacher does not deviate from the role of teacher or educator. Based on the National Education System Law No. 20 of 2003, the principal or school supervisor supervises to ensure the effectiveness and efficiency of learning. In this case, the principal or school supervisor is an illustration that a supervisor must have an official position that has authority or authority in supervising education.
Strategi Penguatan Well-Being Spiritual Santri Berbasis Sistem Pembelajaran Terpadu di Pondok Pesantren Sa’adatud Daroien Palembang Masagus Ronaldi; Eka Putri Rahayu; Ayatullah Omar; Atik Kusmawati; Kurnia Sari; Wulan Oktarina
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11884

Abstract

Well-being spiritual merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kepribadian santri karena berkaitan dengan ketenangan batin, kesadaran religius, dan kemampuan memaknai kehidupan secara positif. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang efektif untuk memperkuat well-being spiritual santri melalui sistem pendidikan yang diterapkan di pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi well-being spiritual santri, peran sistem pembelajaran terpadu, serta strategi penguatan well-being spiritual santri di Pondok Pesantren Sa’adatud Daroien Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi well-being spiritual santri tergolong baik, yang ditandai dengan konsistensi dalam menjalankan ibadah, keterlibatan aktif dalam kegiatan keagamaan, serta munculnya ketenangan batin dalam kehidupan sehari-hari. Sistem pembelajaran terpadu yang mengintegrasikan pendidikan diniyah dan pendidikan formal berperan dalam membentuk kesadaran religius dan internalisasi nilai-nilai keislaman secara lebih mendalam. Selain itu, strategi penguatan well-being spiritual dilakukan melalui pembiasaan ibadah, pembinaan akhlak, serta pendampingan yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan pesantren yang religius dan sistem pembelajaran terpadu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penguatan well-being spiritual santri secara berkelanjutan.
Strategi Branding Lembaga Pendidikan Islam Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Digital Ulfa Kusnia; R. A. Nurul Uyun; Muhammad Dzaky; Eko Prastiyo; Wulan Oktarina
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tingginya penggunaan media sosial telah mendorong lembaga pendidikan Islam untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana membangun citra dan meningkatkan daya saing. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen Branding yang efektif dalam memperkenalkan identitas dan keunggulan lembaga kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi Branding lembaga pendidikan Islam melalui media sosial dalam meningkatkan daya saing di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, artikel, dan publikasi akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) serta triangulasi sumber untuk meningkatkan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran strategis dalam membangun identitas, citra, dan reputasi lembaga pendidikan Islam. Strategi Branding yang efektif dapat dilakukan melalui penyajian konten edukatif, pemanfaatan testimoni alumni, kolaborasi dengan influencer yang relevan, serta penggunaan fitur interaktif pada berbagai platform media sosial. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan visibilitas lembaga, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan meningkatkan daya tarik lembaga pendidikan Islam. Kesimpulannya, pengelolaan media sosial yang terencana, konsisten, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman dapat memperkuat Branding serta meningkatkan daya saing lembaga pendidikan Islam di era digital.