Shandy Viona Br Sebayang
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen Kuesioner Berbasis Skala Likert untuk Mengukur Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan Menggunakan SPSS: Penelitian Cantika Nabila Putri; Juleha; Shandy Viona Br Sebayang; Dea Ananda Hariadi; Parulian Sibuea
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.350

Abstract

Instrumen penelitian yang valid dan reliabel merupakan syarat penting untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner berbasis skala Likert dalam mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran mata kuliah Kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengujian validitas menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan pengujian reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha melalui aplikasi SPSS. Instrumen penelitian terdiri dari 20 butir pernyataan yang mencakup aspek materi pembelajaran, kompetensi dosen, metode pembelajaran, media dan fasilitas pembelajaran, serta kepuasan mahasiswa. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa sebagian besar item memiliki nilai signifikansi kurang dari 0,05 dan koefisien korelasi positif sehingga dinyatakan valid, meskipun terdapat satu item yang tidak memenuhi kriteria validitas. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,748 yang berada di atas batas minimum 0,70, sehingga instrumen dinyatakan reliabel dan memiliki konsistensi internal yang baik. Dengan demikian, instrumen kuesioner yang digunakan layak dijadikan alat ukur dalam penelitian mengenai kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran mata kuliah Kewirausahaan.
Analisis Manajemen Komunikasi Penyiaran Islam dalam Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Dakwah di Kalangan Remaja Ainul Mardiyah; Shandy Viona Br Sebayang; ⁠Julia Siagian; Dea Ananda Hariadi; Khairani
Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jfshe.v1i2.873

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang masif telah menggeser lanskap spiritual remaja (digital natives), sehingga model dakwah konvensional satu arah mulai kehilangan relevansinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen komunikasi penyiaran Islam dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah di kalangan remaja. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan (field research), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) serta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, yang didukung oleh teknik dokumentasi digital. Analisis data dilakukan secara interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan perspektif fungsi manajemen (planning, actuating, controlling, dan evaluating) serta teori Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dakwah digital di media sosial (Instagram, TikTok, dan YouTube) bertumpu pada perencanaan konten yang visual, estetis, dan berbasis tren (planning), serta gaya penyampaian materi yang persuasif, inklusif, dan adaptif terhadap problem psikologis harian remaja seperti kesehatan mental dan self-love (actuating). Namun, ekosistem digital juga membawa tantangan berat berupa hoaks keagamaan, distorsi informasi, dan disorientasi kredibilitas pendakwah demi viralitas belaka. Oleh karena itu, penguatan fungsi pengawasan (controlling) melalui pencantuman referensi dalil yang sahih serta evaluasi dampak perilaku nyata (evaluating) menjadi pilar krusial untuk mentransformasi media sosial menjadi ruang edukasi Islam yang solutif dan berkelanjutan bagi karakter generasi muda.