Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama dan Pendidikan Islam Multikultural pada Tradisi Kejawen Kutorojo Ceren Desta Joina; Anggun Setiani; M. Irfansyah Afsalu Ramedhon; Muhammad Fajrul Falah; Siti Mutmainah; Alis Kholisoh; Nisfu Istiqomah; Wildan Khairil Anam; Arditya Prayogi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 6 (2026): GJMI - Juni
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i6.2168

Abstract

Artikel ini mengkaji praktik moderasi beragama pada komunitas Islam Kejawen di Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, serta relevansinya bagi penguatan pendidikan Islam multikultural. Kutorojo menarik ditelaah karena telah ditetapkan sebagai Kampung Moderasi Beragama dan dihuni oleh masyarakat Islam, Hindu, penghayat kepercayaan, serta penganut tradisi Kejawen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala desa, pemangku adat Kejawen, dan warga. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan makna berdasarkan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejawen di Kutorojo diterima sebagai warisan budaya lokal, bukan sebagai ancaman sosial-keagamaan. Nilai moderasi tampak pada toleransi terhadap perbedaan praktik, keterlibatan lintas kelompok dalam Nyadran, Ruwat Bumi, Suronan, gotong royong, serta kebijakan desa yang memberi ruang setara bagi kelompok minoritas. Temuan ini memperlihatkan bahwa pendidikan Islam multikultural dapat bertolak dari pengalaman sosial masyarakat, terutama melalui pembelajaran tentang penghormatan terhadap budaya lokal, dialog, anti-diskriminasi, dan tanggung jawab menjaga kerukunan.
Penguatan Fungsi Perencanaan Dalam Manajemen Keuangan Satuan Pendidikan Melalui Implementasi Aplikasi ARKAS Alis Kholisoh
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1418

Abstract

Pengelolaan keuangan sekolah merupakan salah satu komponen strategis dalam penyelenggaraan pendidikan yang berperan penting dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara efektif dan berkelanjutan. Dalam perspektif manajemen pendidikan, perencanaan keuangan menjadi fungsi fundamental yang menentukan arah penggunaan sumber daya, prioritas program, serta keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan. Namun, praktik penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti ketidaksesuaian perencanaan dengan kebutuhan sekolah, keterlambatan penyusunan dokumen, rendahnya akurasi data, serta lemahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Sejalan dengan kebijakan transformasi digital tata kelola pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengembangkan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) sebagai sistem informasi yang mendukung proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Kehadiran ARKAS diharapkan mampu meningkatkan efektivitas perencanaan keuangan sekolah melalui integrasi data, standarisasi proses penyusunan anggaran, serta penguatan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan keuangan sekolah melalui penerapan ARKAS dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran di satuan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, bendahara BOS, dan operator ARKAS. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ARKAS memberikan dampak positif terhadap proses perencanaan keuangan sekolah. Penggunaan ARKAS mempermudah penyusunan RKAS secara sistematis, meningkatkan ketepatan pengalokasian anggaran sesuai prioritas kebutuhan sekolah, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan. Meskipun demikian, implementasi ARKAS masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum merata, serta kendala jaringan internet di beberapa wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ARKAS merupakan instrumen digital yang efektif dalam mendukung fungsi perencanaan keuangan sekolah. Implementasi ARKAS tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi keuangan, tetapi juga memperkuat tata kelola sekolah yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.