Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN PANDANGAN GENERASI MUDA TERHADAP TRADISI PENYEMBELIHAN KAMBING HITAM DALAM PERKAWINAN ADAT DI DESA PUSAR KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Herni Ramayanti; Muhammad Putrawansyah; Vera Komala; Natasya Adellia; Dinda Amelia; Eem Rahmawati
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2095

Abstract

Tradisi penyembelihan kambing hitam merupakan salah satu adat perkawinan yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Tradisi ini dilakukan oleh laki-laki dari luar keturunan Desa Pusar yang akan menikahi perempuan asli keturunan Desa Pusar. Seiring perkembangan teknologi, pendidikan, dan modernisasi, muncul perubahan pandangan terutama di kalangan generasi muda terhadap keberlangsungan tradisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan generasi muda terhadap tradisi penyembelihan kambing hitam serta faktor-faktor yang memengaruhi perubahan pandangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian generasi muda masih mendukung pelaksanaan tradisi sebagai bentuk pelestarian budaya dan penghormatan terhadap leluhur. Namun, sebagian lainnya menganggap tradisi tersebut hanya sebagai simbol budaya yang tidak lagi memiliki pengaruh terhadap kehidupan masyarakat modern. Perkembangan teknologi, pendidikan, dan akses informasi menjadi faktor utama yang memengaruhi perubahan cara pandang generasi muda. Meskipun demikian, tradisi ini masih tetap dilaksanakan karena memiliki nilai budaya, identitas sosial, dan fungsi pemersatu masyarakat Desa Pusar.
Pemetaan Fasilitas dan Potensi Desa Lontar Berbasis Sistem Informasi Geografis dengan QR Code Mutiara Falensyia; Muhammad Doni Sanjaya; Natasya Adellia; Dwi Sri Lestari P
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan dokumen geospasial digital di Desa Lontar menyebabkan pengelolaan informasi fasilitas publik dan potensi wilayah belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan pemetaan desa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang terintegrasi dengan teknologi QR Code untuk mendukung transparansi dan perencanaan wilayah. Metode kegiatan meliputi pengumpulan data sekunder dari portal Tanah Air Indonesia (BIG) dan citra Google Satellite, serta observasi lapangan untuk memperoleh koordinat objek. Pengolahan data dilakukan menggunakan QGIS melalui tahapan digitasi, pengelolaan atribut, dan overlay spasial. Peta digital kemudian dipublikasikan melalui Google My Maps dan dikonversi menjadi QR Code agar mudah diakses masyarakat. Hasil kegiatan menghasilkan peta tematik informatif yang memuat sebaran fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, dan pusat ekonomi lokal. Integrasi SIG dan QR Code mendukung pengambilan keputusan desa, meningkatkan literasi spasial, dan mempermudah akses informasi wilayah.