Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Membaca Surat Kabar dan Grafik Pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Di Universitas Baturaja Muhammad Rama Sanjaya; Muhammad Doni Sanjaya
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.662 KB) | DOI: 10.54895/lentera.v5i2.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kebutuhan bahan ajar pada mata kuliah membaca surat kabar dan grafik 2) merancang buku teks yang sesuai dengan analisis kebutuhan mahasiswa pada mata kuliah membaca surat kabar dan grafik 3) mendeskripsikan buku teks membaca surat kabar dan grafik hasil pengembangan di semester II 4) mendeskripsikan validitas buku teks membaca surat kabar dan grafik di semester II, 5) mendeskripsikan pengaruh potensial buku teks membaca surat kabar dan grafik terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Model pembelajaran yang dikembangkan adalah buku teks mata kuliah membaca surat kabar dan grafik untuk mahasiswa semester II Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Langkah-langkah model penelitian pengembangan menggunakan teori Borg and Gall. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Baturaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe buku teks mata kuliah membaca surat kabar dan grafik sangat efektif digunakan dalam materi membaca surat kabar dan grafik. Prototipe pembelajaran meliputi materi, langkah-langkah, dan rubrik penilaian mata kuliah membaca surat kabar dan grafik.
Pemetaan Fasilitas dan Potensi Desa Lontar Berbasis Sistem Informasi Geografis dengan QR Code Mutiara Falensyia; Muhammad Doni Sanjaya; Natasya Adellia; Dwi Sri Lestari P
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan dokumen geospasial digital di Desa Lontar menyebabkan pengelolaan informasi fasilitas publik dan potensi wilayah belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan pemetaan desa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang terintegrasi dengan teknologi QR Code untuk mendukung transparansi dan perencanaan wilayah. Metode kegiatan meliputi pengumpulan data sekunder dari portal Tanah Air Indonesia (BIG) dan citra Google Satellite, serta observasi lapangan untuk memperoleh koordinat objek. Pengolahan data dilakukan menggunakan QGIS melalui tahapan digitasi, pengelolaan atribut, dan overlay spasial. Peta digital kemudian dipublikasikan melalui Google My Maps dan dikonversi menjadi QR Code agar mudah diakses masyarakat. Hasil kegiatan menghasilkan peta tematik informatif yang memuat sebaran fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, dan pusat ekonomi lokal. Integrasi SIG dan QR Code mendukung pengambilan keputusan desa, meningkatkan literasi spasial, dan mempermudah akses informasi wilayah.
Program Edukasi Anti-Bullying melalui Penyuluhan bagi Siswa SMP sebagai Upaya Pencegahan di Lingkungan Sekolah Karan Saputra; Muhammad Doni Sanjaya; Manda Septa Azizah; Jessieca Okta Ramadhona; Seprian Renaldo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan permasalahan sosial yang dapat mengancam kesejahteraan psikologis siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan empati siswa kelas VIII SMP Negeri 51 OKU terhadap perilaku perundungan melalui program edukasi yang terstruktur. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu observasi awal, penyuluhan interaktif, dan evaluasi. Metode kegiatan meliputi pemutaran video edukatif, penyampaian materi mengenai bentuk dan dampak perundungan, diskusi, serta refleksi tertulis. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari siswa dan pihak sekolah yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengenali bentuk perundungan serta dampaknya bagi korban maupun pelaku. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sikap saling menghargai dan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas perundungan.