Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan dan Implementasi QRIS terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM di Kota Makassar Dedi Harianto; Arif Rahman Hasdik; Nurul Emil Safitri; Rafiqa Hastharita
Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi
Publisher : Program Study of Accounting Education FKIP University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/neraca.v10i1.21582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap 101 sampel pelaku UMKM di Kota Makassar. Penelitian ini menemukan bahwa pelaku UMKM yang memiliki kemampuan finansial lebih baik terbukti lebih mampu mengelola sumber daya dan membuat keputusan bisnis yang tepat sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan usaha. Penggunaan QRIS secara aktif juga terbukti mampu memperluas jangkauan pelanggan, mempercepat perputaran kas, dan meningkatkan efisiensi transaksi dengan pengaruh yang lebih besar dibandingkan literasi keuangan. Secara bersama-sama, keduanya saling melengkapi dan menjadi strategi yang tidak dapat dipisahkan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan UMKM yang berkelanjutan di era ekonomi digital. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan perlu memperkuat program literasi keuangan serta mengakselerasi adopsi QRIS sebagai strategi terpadu untuk mendorong pertumbuhan pendapatan UMKM di era ekonomi digital. Penelitian ini mengintegrasikan literasi keuangan sebagai faktor internal dan implementasi QRIS sebagai faktor eksternal berbasis teknologi dalam satu model analisis terpadu.
Penguatan Halal Value Chain di Indonesia: Sinergi Pembiayaan Syariah, Sertifikasi Halal, dan Akses Pasar Ekspor Jasri Jasri; Rafiqa Hastharita
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines how Indonesia can strengthen its halal value chain by aligning Islamic financing, halal certification, and export market access. Using a qualitative scoping review of regulations, policy documents, and peer-reviewed studies, the paper synthesizes key bottlenecks and enabling factors across upstream–downstream activities, including compliance assurance, financing readiness, logistics integrity, and international recognition. The findings indicate that (1) mandatory halal certification creates stronger consumer trust but raises compliance and capacity challenges for MSMEs; (2) Islamic financial institutions can bridge working-capital and investment gaps when products are designed to fit halal industry characteristics and certification stages; and (3) export access depends on harmonization efforts, mutual recognition mechanisms, and trade facilitation that reduce non-tariff frictions. Policy implications include streamlining certification assistance, building halal traceability and logistics standards, and developing export-ready financing schemes to accelerate Indonesia’s role in the global halal ecosystem
Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Gemini sebagai Sarana Pengembangan Bahan Ajar Interaktif untuk Guru Fajriani Azis Azis; Magfirah Wahyu Ramadhani; Ambarwati Akib; Dwi Ayu Siti Hartinah H.; Rafiqa Hastharita
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 9 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i9.12601

Abstract

Teachers need practical competence to transform generative artificial intelligence into contextual teaching materials. This community service strengthened senior high school teachers’ ability to use Gemini for drafting interactive materials and formulating precise prompts. The activity was conducted at SMA Negeri 3 Takalar through a needs dialogue, demonstration, guided practice, question-and-answer sessions, and reflective evaluation. Evidence came from observation, participant questions, prompt templates, and documentation. Participants recognized Gemini’s functions in planning, content presentation, assessment, and administrative support. Their main difficulty was converting pedagogical needs into specific instructions. The team responded by introducing a role-task-context-format framework and reusable, ready-to-paste prompts. Teachers practiced adapting prompts to subjects and student characteristics while checking factual accuracy, curriculum alignment, privacy, and bias. The training produced a practical prompt bank and an operational workflow that retained teachers as final decision-makers. Hands-on assistance, structured prompts, and verification routines made Gemini more useful, safe, and relevant for teaching-material development
OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN BLUD PUSKESMAS DI KABUPATEN MAROS Andi Faisal; Asmar Asmar; Nurul Ayuni; Maghfirah Wahyu; Rafiqa Hastharita
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/v0wwrs95

Abstract

Penerapan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Puskesmas membawa konsekuensi meningkatnya kompleksitas pengelolaan keuangan, khususnya dalam pelaporan keuangan berbasis akrual dan kesiapan menghadapi audit. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan kapasitas sumber daya manusia (SDM) keuangan di Puskesmas, sebagian besar di antaranya tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman staf akuntansi Puskesmas se-Kabupaten Maros terhadap standar akuntansi BLUD, mekanisme pelaporan keuangan berbasis akrual, dan prosedur audit. Kegiatan dilaksanakan melalui metode Focus Group Discussion (FGD) pada bulan April 2026 dengan peserta seluruh staf akuntansi Puskesmas se-Kabupaten Maros. Pendanaan bersumber dari dana mandiri tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada lima aspek kritis: prinsip akuntansi akrual, penyusunan laporan keuangan BLUD, prosedur audit, rekonsiliasi laporan BLUD–SKPD, dan manajemen dokumen pendukung audit. FGD juga menghasilkan identifikasi permasalahan bersama dan rekomendasi perbaikan yang kontekstual. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada penguatan tata kelola keuangan Puskesmas sebagai unit layanan publik yang akuntabel dan mandiri.