Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kolaborasi Sekolah Dan Orang Tua Dalam Mengendalikan Dampak Penggunaan Media Sosial Pada Peserta Didik SD Negeri 0103 Sibuhuan Rondah Nasution; Sindi Nursifa; Rondana Wati Rambe; Zubaida Rasmi Lubis; Jahro Daulay; Nur Syakinah Tanjung; Erpina Lubis; Nur Sahara Hasibuan; Mira Yanti Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi sekolah dan orang tua dalam mengendalikan dampak penggunaan media sosial pada peserta didik SD Negeri 0103 Sibuhuan. Penggunaan media sosial yang semakin meningkat di kalangan anak usia sekolah dasar memberikan berbagai manfaat, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap perilaku, kedisiplinan, interaksi sosial, dan aktivitas belajar peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua untuk mengarahkan penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik SD Negeri 0103 Sibuhuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan sekolah dan orang tua dalam mengendalikan dampak penggunaan media sosial meliputi pemberian edukasi literasi digital, pengawasan penggunaan gawai, pembatasan waktu penggunaan media sosial, serta komunikasi yang intensif antara sekolah dan orang tua. Faktor pendukung meliputi kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga, keterlibatan guru, serta kesadaran orang tua dalam melakukan pengawasan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, rendahnya literasi digital sebagian orang tua, kemudahan akses internet, dan pengaruh teman sebaya. Kolaborasi yang efektif antara sekolah dan orang tua terbukti mampu membantu peserta didik menggunakan media sosial secara lebih positif dan bertanggung jawab.