Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Kesiswaan Terhadap Prestasi Belajar Siswa SD Negeri 0109 Janjilobi Muhammad Fadly Tanjung; Mhd Nasaruddin Hsb; Mhd Arjun Rona Tua Harahap; Rotua Hasibuan; Yusuf Kalla Hasibuan; Alpin Habibi Hasibuan; Mhd Suwardi Hasibuan; Mira Yanti Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kesiswaan terhadap prestasi belajar siswa di SD Negeri 0109 Janjilobi. Manajemen kesiswaan merupakan bagian penting dalam manajemen pendidikan yang berperan dalam mengatur, membina, dan mengembangkan peserta didik agar proses pendidikan dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri 0109 Janjilobi yang berjumlah 94 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk variabel manajemen kesiswaan dan dokumentasi untuk memperoleh data prestasi belajar siswa. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS, setelah terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji linearitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara manajemen kesiswaan terhadap prestasi belajar siswa. Selain itu, diperoleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,335 yang menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan memberikan kontribusi sebesar 33,5% terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan 66,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelaksanaan manajemen kesiswaan di sekolah berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di SD Negeri 0109 Janjilobi.
Epistemologi Sumber Ajaran Akhlak dalam Perspektif Akhlak Tasawuf dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter dalam Pendidikan Islam Sutan Botung Hasibuan; Alpin Habibi Hasibuan; Julianti Hasibuan; Masitoh Hasibuan; Elmi Khodijah Daulay
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1015

Abstract

Epistemologi sumber ajaran akhlak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam karena menjadi landasan dalam memahami asal-usul, validitas, dan implementasi nilai-nilai akhlak. Di tengah berbagai tantangan moral akibat perkembangan globalisasi dan digitalisasi, pendekatan akhlak tasawuf dipandang memiliki relevansi dalam memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui integrasi dimensi spiritual, intelektual, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis epistemologi sumber ajaran akhlak dalam perspektif akhlak tasawuf serta implikasinya terhadap pembentukan karakter dalam pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap Al-Qur'an, hadis, buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi akhlak tasawuf berlandaskan pada Al-Qur'an dan Sunnah sebagai sumber utama yang dipadukan dengan akal, penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs), latihan spiritual (riyadhah), perjuangan melawan hawa nafsu (mujahadah), serta pengalaman spiritual sebagai proses internalisasi nilai. Integrasi tersebut melahirkan paradigma pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter religius, kejujuran, amanah, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, epistemologi akhlak tasawuf memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan insan kamil melalui penguatan nilai-nilai spiritual dan moral.